skd casn depok
TENGAH BERSIAP: Sejumlah peserta sudah duduk di ruang ujian Tes SKD CASN sebelum ujian dimulai, Gedung Balai Rakyat II, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/10). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Ribuan perserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di lingkungan Pemerintah Kota Depok, pasti masih harap-harap cemas menunggu lolos atau tidak ketahap selanjutnya. Dari 3.131 perserta CASN, diketahui ada 2.564 CASN yang nilainya melebihi ambang batas dari aturan.

Patut diketahui, formasi umum ambang batas nilainya yaitu 271 dengan rincian, 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 80 untuk Tes Intelegensia Umum (TIU), dan 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Berdasarkan hasil hitungan Radar Depok dengan acuan data di website BKPSDM Kota Depok, setelah di selenggarakan 14 sesi sedari 2 hingga 6 Oktober 2021, di Balai Rakyat II ada sekitar 2.562 peserta yang nilainya diatas 271.

Kepala BKPSDM Kota Depok Novarita menyebut, hingga kini belum diumumkan untuk yang lolos ke tahap selanjutnya, tetapi untuk seluruh nilai sudah di upload di website.  Hasil final atau yang lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) masih menunggu selesainya seluruh tes yang masih berjalan. “Paling tidak pengumuman dilakukan setelah tanggal 21 Oktober,” ucapnya kepada Radar Depok, Kamis (14/10).

Dia menyebut, pelaksanaan untuk peserta yang dinyatakan positif Covid-19 pun baru akan dilaksanakan pada 21 Oktober 2021, sesuai jadwal dari BKN. “Untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), masih harus melihat dari jumlah formasi yang dibutuhkan dengan formula 1:3,” jelasnya.

Pelaksanaan untuk penempatan di Depok pun, tes tidak hanya dilakukan di satu titik saja. Tetapi, dilakukan di beberapa titik di luar Depok.  “Berdasarkan nilai ambang batas tersebut, mungkin peserta tersebut di Depok mendapat nilai tertinggi, tetapi karena ada titik lokasi diluar Depok, maka belum tentu lolos,” tegasnya.

Perlu diketahui, sesuai dengan Keputusan Menteri PANRB, hanya formasi kebutuhan umum saja yang ditetapkan nilai ambang batas untuk setiap jenis tes SKD. Sementara, formasi lainnya tidak ditetapkan. Ini artinya, peserta SKD CPNS yang melamar di formasi selain formasi umum bisa dinyatakan lolos SKD dengan nilai TWK ataupun TKP berapapun. Dengan catatan, nilai TIU harus memenuhi passing grade dan apabila ketiga nilai tes dijumlahkan harus memenuhi nilai total SKD.

Dalam Keputusan Menteri PANRB yang sama, diatur pula mengenai kebutuhan umum dokter serta kebutuhan umum ABK, rescuer, dan pengamat gunung api. Kedua formasi tersebut memiliki besaran passing grade yang berbeda dengan kebutuhan umum ataupun kebutuhan formasi lainnya.(tul/rd)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Fahmi Akbar