asn dites
KONSENTRASI : Peserta CPNS Kota Depok saat melakukan test SKD yang berlangsung di Gedung Balai Rakyat Depok 2, Kecamatan Sukmajaya. FOTO : DAFFA/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Ribuan Calon Sipil Negara (CASN) di Kota Depok, harus banyak-banyak berdoa dan selalu pantau kelulusannya, demi masuk ketahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyebut dari 182 formasi yang dibutuhkan Depok, nantinya tiap formasi hanya tiga peserta yang masuk ke tahap SKB. Artinya, dari total 3.131 peserta yang ikut Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hanya 546 peserta yang berhak tes SKB. 2.586 peserta dinyatakan gugur.

“Kalau jumlah yang lulus SKD dan melaju ke SKB belum keluar ya, karena masih menunggu dari Badan Kepegawaian Negara (BKN),” kata Kepala BKPSDM Kota Depok, Novarita kepada Harian Radar Depok, Rabu (20/10).

Namun, Nova menjelaskan, formasi yang dibutuhkan untuk CPNS sebanyak 182, dari formasi tersebut akan dihuni tiga peserta dengan nilai tertinggi. Tapi hingga saat ini pengumuman secara resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) belum keluar.

Hal ini karena masih menanti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berada di luar Indonesia, sehingga pengumuman secara serentak akan diumunkan. “Masih menunggu yang test di luar negeri, karena pengumuman serentak se Indonesia jadi tidak ada yang lebih dulu pengumumannya,” tambahnya.

Ia memastikan, kebutuhan PNS di Kota Depok sesuai formasi, yang masing-masing diisi satu peserta yang berhasil mengikuti seluruh tes. Dibutuhkan hanya 182 ASN dari total 3.132 peserta yang daftar. “Jadi nanti dari tes SKB, akan gugur lagi, sampai menjadi 182 orang saja. Karena yang dibutuhkan sesuai formasi hanya 182 orang,” ungkapnya kepada Radar Depok.

Kemungkinan besar pelaksanaan SKB akan berlangsung di lokasi yang sama dengan tes SKD, yaitu di Balai Rakyat Depok 2, Kecamatan Sukmajaya. Namun keputusan tersebut belum final, mengingat harus ditinjau kembali dari BKN.

Begitu juga dengan tanggal dan waktu pelaksanaan test SKB yang belum bisa ditentukan, sebab masih menunggu pengumuman yang lolos SKD. “Kalau tempat mungkin di Balai Rakyat lagi ya seperti kemarin test SKD, tapi tunggu ditinjau dari BKN. Kalau waktu pelaksanaan belum bisa dipastikan ya,” tegasnya.

Sementara, Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerjasama BKN, Satya Pratama mengaku, akan segera mengumumkan hasil SKD CPNS secara bertahap. Satya membeberkan, penundaan pengumuman hasil seleksi SKD CPNS disebabkan masih terdapat sejumlah instansi yang melaksanakan SKD hingga awal November mendatang.

“Pengumuman hasil SKD bagi instansi yang sudah selesai akan segera diumumkan. Tidak menunggu yang lain. Jadi bertahap. Ini dikarenakan masih ada instansi yang akan melaksanakan SKD sampai awal November 2021,” kata Satya, Rabu (20/10).

Pihaknya juga menambahkan, akan segera mengumumkan pelaksanaan tahap selanjutnya, seleksi kompetensi bidang (SKB), melalui kanal resmi BKN. Kendati begitu, tidak disebutkan waktu pasti pengumuman dilakukan. “Saat ini sedang dibahas. Akan diumumkan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut info sebelumnya, pengumuman SKD CPNS baru bisa dirilis pada awal November 2021 yang berarti pengumuman kelulusan peserta SKD CPNS tahun ini mundur. “(Pengumuman) tidak sesuai pada SE (Surat Edaran Kepala BKN Nomor 5587 Tahun 2021), akan mundur, perkiraan awal November,” ujar Satya. Saat ini, lanjut dia, tengah berlangsung rekonsiliasi hasil ujian SKD.

Demikian pula pada laman resmi SSCASN 2021 yang bisa diakses melalui link https://sscasn.bkn.go.id, jadwal CPNS 2021 yang dicantumkan masih mengacu pada pengumuman sebelumnya. Sebagaimana diketahui, semula jadwal CPNS 2021 mengacu pada Surat Kepala BKN Nomor: 5587/B-KS.04.01/SD/K/2021.(arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu 

Editor : Fahmi Akbar