Jubir Satgas Covid Dadang
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana.

RADARDEPOK.COM – Pesebaran Virus Korona (Covid-19) di Kota Depok semakin melemah saja. Minggu (24/10),  berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok dari 63 kelurahan, 23 kelurahan diantaranya dinyatakan zero case atau nol kasus Covid-19 baru. Tak adanya kasus baru diiringi dengan capaian vaksinasi yang terus digeber Kota Depok.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, puluhan kelurahan yang dinyatakan bebas kasus itu menandakan kondisi Kota Depok saat ini semakin membaik. Selaras dengan percepatan vaksinasi yang terus digencarkan baik pemkot maupun stakeholder lainnya.

23 kelurahan yang zero kasus meliputi Kelurahan Depok Jaya, Jatijajar, Leuwinanggung, Tapos, Cipayung Jaya, Cisalak, Cisalak Pasar, Pondok Cina, Krukut, Bojongsari Baru, Pangkalanjati, Serua, Rangkapanjaya Baru, dan Kemirimuka. Selanjutnya, Abadijaya, Sukamaju Baru, Grogol, Kukusan, Cimpaeun, Beji Timur, Gandul, Jatimulya, dan Tirtajaya.

“Untuk menuju herd immunity, percepatan vaksinasi terus dilakukan berkolaborasi dengan TNI/Polri, agar target vaksinasi segera tercapai. Kami yakin Kota Depok bisa mencapai nol kasus Covid-19,” ujarnya kepada Radar Depok, Minggu (24/10).

Dadang menyebut, saat ini Kota Depok sudah masuk zona kuning atau wilayah dengan risiko rendah penularan Covid-19, serta berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Meski begitu, satu kelurahan terjadi lonjakan laporan Covid-19 hingga menyentuh 45 kasus yaitu Kelurahan Mekarsari, disusul peringkat kedua Kelurahan Pasir putih dengan 11 kasus dan Kelurahan Pengasinan 10 kasus.

“Kasus tertinggi sekarang ada di Kelurahan Mekarsari karena temuan kasus Covid-19 di Pondok Pesantren Babussalam. Saat ini yang terpapar melakukan isoman dan dalam pengawasan pukesmas setempat,” bebernya.

Menurut Dadang, informasi kondisi penyebaran virus Korona di Kota Depok dapat bebas diakses masyarakat melalui telepon genggamnya. Caranya, dengan membuka laman https://ccc-19.depok.go.id/. “Untuk zonasi, masyarakat juga dapat mengecek secara mandirimelalui https://data.covid19.go.id,” ucapnya.

Sementara, berdasarkan data distribusi kasus Covid-19 pada Sabtu (23/10) per kecamatan, case atau kasus terendah ditempati oleh Kecamatan Tapos dengan jumlah 3 case aktif, 13.789 sembuh, dan 318 meninggal. Kemudian Kecamatan Limo 4 kasus aktif, 6.294 sembuh, dan 134 meninggal, serta Kecamatan Beji 4 kasus aktif, 11.307 sembuh, dan 226 meninggal.

Lalu, kecamatan tertinggi adalah Cimanggis dengan 57 kasus aktif, 13.260 sembuh, dan 311 meninggal. Sawangan yaitu 35 kasus aktif,  8.062 sembuh, dan 126 meninggal serta Cilodong dengan 12 kasus aktif, 10.106 sembuh, dan 187 meninggal.

Ihwal demikian, Pemerintah Kota Depok terus berupaya menekan seluruh kasus Covid-19. Salah satunya mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) yakni mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir, memakai masker, menjaga jarak aman saat beraktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama (6M).

“Kami meminta masyarakat untuk menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan menjaga pola makan, berolahraga dan istirahat yang cukup,” tegasnya.

Sementara, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, Pemerintah Kota Depok terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19. Ditargetkan pada akhir Desember 2021 capaian vaksinasi sudah 100 persen.

“Target Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kini 100 persen masyarakat harus sudah tervaksin pada Desember mendatang. Saat ini berdasarkan data resmi memang baru sekitar 69 persen (data Per-23 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB), namun data lapangan yang belum terhimpun itu sudah 80 persen,” kata Imam Budi Hartono, Minggu (24/10).

Pihak pemkot akan melakukan sinkronisasi data vaksinasi dengan pemerintah pusat dalam waktu dekat. Dengan tujuan data vaksinasi di Kota Depok akan terbaharui. “Senin (25/10) hari ini rencananya kami akan rekonsiliasi vaksin bersama kecamatan juga dengan pusat. Kami akan melakukan entry data bersama-sama,” ucap dia.

Imam mengungkap, besar harapannya semua masyarakat dapat divaksinasi. Jika ada warga yang belum divaksin segera kunjungan gerai maupun sentra vaksinasi terdekat.

Dia menambahkan, Pemkot Depok terus melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi gelombang tiga Covid-19. Mulai dari hulu dengan percepatan vaksinasi dan hilir dari sisi sarana prasarana kesehatan di puskesmas dan rumah sakit. “Stok vaksinasi ada, jadi segera vaksin, pro aktif lapor RT-RW jika ingin vaksin maupun yang belum vaksin. Kita wujudkan kekebalan kelompok sebagai salah satu upaya melawan Covid-19,” tutupnya.(daf/rd)

Data dan Fakta Covid-19 di Depok :

Nihil Kasus :

  • 23 kelurahan

Rincian 23 Kelurahan :

  • Kelurahan Depok Jaya
  • Jatijajar
  • Leuwinanggung
  • Tapos
  • Cipayung Jaya
  • Cisalak
  • Cisalak Pasar
  • Pondok Cina
  • Krukut
  • Bojongsari Baru
  • Pangkalanjati
  • Serua
  • Rangkapanjaya Baru
  • Kemirimuka
  • Abadijaya
  • Sukamaju Baru
  • Grogol
  • Kukusan
  • Cimpaeun
  • Beji Timur
  • Gandul
  • Jatimulya
  • Tirtajaya

Kasus Tertinggi:

  • 45 kasus di Kelurahan Mekarsari
  • Kelurahan Pasir putih 11 kasus
  • Kelurahan Pengasinan 10 kasus

Kecamatan Terendah:

  • Kecamatan Tapos dengan jumlah 3 case aktif, 13.789 sembuh, dan 318 meninggal
  • Kecamatan Limo 4 kasus aktif, 6.294 sembuh, dan 134 meninggal
  • Kecamatan Beji 4 kasus aktif, 11.307 sembuh, dan 226 meninggal

Kecamatan Tertinggi:

  • Cimanggis dengan 57 kasus aktif, 13.260 sembuh, dan 311 meninggal
  • Sawangan yaitu 35 kasus aktif,  8.062 sembuh, dan 126 meninggal
  • Cilodong dengan 12 kasus aktif, 10.106 sembuh, dan 187 meninggal

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Fahmi Akbar