pangdam ke depok
TINJAU : Kunjungan Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji ke Pusat Data Vaksinasi Kota Depok, Senin (25/10). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kodam Jaya merespon adanya kesenjangan data capaian vaksinasi Kota Depok dari P-Care Kementrian Kesehatan (Kemenkes) dengan Pemkot Depok. Usai melakukan peninjauan, dipastikan dalam waktu sepekan, penyelarasan data akan selesai. 

Pangdam Jaya, Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji mengatakan, berdasarkan data dari PCare Kemenkes, Kota Depok baru mencapai vaksinasi 60 persen dari total keseluruhan penduduk. Tetapi, berbeda dengan Pusat Data Vaksinasi Kota Depok yang terletak di Gedung Perpustakaan, Balaikota. 

“Sekarang ini saya ke tempatnya Walikota Depok dalam rangka kita memastikan dulu data yang ada karena data yang ada di kami agak sedikit berbeda dengan data di kesehatan, di Kemenkes. Kami sampaikan data ini diselesaikan dulu, kemudian data divalidasi, setelah yakin baru melaksanakan teknis,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (25/10).

Pria jebolan Akademi Militer tahun 1987 ini menyebut, target dari vaksinasi di Kota Depok harus jelas. Peserta vaksinasi merupakan warga Depok, baik yang ber-KTP Depok, maupun yang bukan sama seperti di Jakarta, Tangerang, Bekasi,

“Sekarang memastikan bahwa target yang akan dilaksanakan di Depok ini jelas. Dia penduduk. Artinya penduduk itu dia punya KTP, atau tidak punya KTP,  dia tinggal disini, bekerja dan hidup beranak pinak disini,” bebernya.

Kemudian, langkah selanjutnya adalah memastikan data vaksinasi by name by adress. Dipastikan, validasi tersebut dapat selesai dalam waktu sepekan ke depan untuk memperbaiki data vaksinasi. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya