taekwondo depok di pon
SERANG : Adam Yazid Ferdyansyah (kanan) Atlet Taekwondo Putra Asal Jawa Barat Berhasil meraih medali emas di kelas Kyorugi U 68 Putra dengan mengalahkan atlet taekwondo putra DKI Jakarta Kenny Rafael Mumpel cabang olahraga taekwondo PON XX Papua di GOR Diklat Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura, Senin(04/10/2021), (FOTO : PB PON XX PAPUA/Ronaldy Irfak)

RADARDEPOK.COM – Nama Kota Depok membahana di tanah Papua. Atlet Taekwondo Putra asal Depok, Adam Yazid Ferdyansyah yang mewakili Jawa Barat (Jabar) berhasil meraih medali emas, pada kelas Kyorugi -68 kilogram (Kg), Senin (4/10). Pada laga final Adam berhasil mengalahkan Taekwondo Putra DKI Jakarta, Kenny Rafael pada PON XX Papua di GOR Diklat Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura.

“Di kelas feather senior putra -68 Kg Adam memenangkan duel atas DKI Jakarta, Kenny Rafael Mumpel dengan score 38:15,” ujar Ketua Humas Komite Olahraga Nasional (KONI) Kota Depok, Muhammad Abdul Aziz Al Faruqi kepada Harian Radar Depok, Senin (4/10).

Faruqi menyebut, di ronde pertama pertandingan lebih di kuasai Adam Yazid Ferdyansyah dengan mencatat nilai 20 sedangkan Kenny hanya mampu mengumpulkan empat poin. “Alhamdulillah, Adam berhasil mendapatkan medali emas, setelah penampilan keduanya saling menyerang,” ucapnya.

Pada ronde kedua, Adam tidak memberikan serangan, dan sebaliknya Adam pun semakin menggencarkan tendangan ke lawannya yang membuat Kenny  jatuh. “Begitu sebaliknya, Kenny juga membuat adam jatuh,” ungkapnya.

Faruqi menjelaskan, pada babak kedua, skor masih dimenangkan Adam yaitu 27 banding sembilan. Selanjutnya, pada ronde ketiga, Kenny mulai kehabisan tenaga. “Setelah masuk ronde ke tiga, Kenny mulai mengalami kesulitan,” jelasnya.

Pada akhir pertandingan, adam di yakinkan menang atas pemain taekwondo asal DKI Jakarta itu dengan skor akhir 38 : 15, atlet yang pernah juara dua di Chuncheon Korea Open 2015 dapat meraih medali emas dan mengharumkan nama Jawa Barat khususnya Kota Depok. “Dengan segala usaha yang telah di lakukan Adam, dia berhasil mengharumkan kota ini,” tegasnya.

Sampai saat ini pantauan Harian Radar Depok, atlet Depok yang berlaga di PON XX Papua sudah mengumpulkan 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu buat Jawa Barat.

Prestasi gemilang terus diraih atlet kebanggaan asal Kota Depok. Dua atlet yakni Muhammad Anugrah Ramadhan dan Adlia Rahma Maulida meraih medali perunggu di nomor six’s dalam gelaran Pekan PON XX Papua.

Pengurus Persatuan Cabang Olahraga (Cabor) Criket Kota Depok, Lutfi mengatakan, kedua atlet itu didapuk menjadi bagian dari kontingen Jabar. Atas raihan tersebut keduanya menjadi penyumbang medali untuk Jabar.

“Alhamdulillah atlet Jabar asal Kota Depok bisa mempersembahkan medali di ajang PON. Yang pasti menjadi kebanggaan menjadi bagian kontingen Jabar dan berprestasi di tingkat nasional,” ungkap Lutfi.

Menurutnya, perhelatan PON masih dalam kondisi pandemi. Para atlet juga telah berusaha maksimal, mulai dari persiapan hingga melaju ke tingkat nasional.

“Dengan raihan ini, semoga mereka akan dapat mengembangkan olahraga Cricket di Kota Depok. Sekaligus memotivasi anak muda untuk bisa mengenal dan tertarik dengan olahraga Criket,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Depok Herry Supriyanto menuturkan, raihan medali 1 emas, 2 perak dan perunggu merupakan medali dari Kota Depok. Raihan tersebut sangat membanggakan.

Diketahui, KONI Kota Depok mengirimkan sebanyak 17 atlet dari 10 cabor untuk memperkuat kontingen Jabar di PON ke XX Papua. Hingga saat ini masih ada sembilan cabor lagi atlet dari Kota Depok, yang masih menunggu bertanding di PON XX Papua.

Di antaranya, cabor Aeromodeling, Paralayang, Terjun Payung, Dayung, Futsal, Sepakbola, Muaythai, dan Taekwondo.

“Sudah Taekwondo, Futsal, Muaythai dan Cricket yang bertanding dari atlet Depok. Masih mungkin nambah lagi perolehan mendali dari Depok,” tutupnya.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar