alun alun depok
MASIH DITUTUP : Alun-alun Kota Depok di Jalan Boulevard Grand Depok City Kecamatan Cilodong Kota Depok, masih sepi dan kabarnya dalam waktu dekat akan dibuka, Kamis (21/10). SERGIO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Masyarakat pasti sudah tak sabar ingin ajak anak bermain di taman milik Kota Depok. Kamis (21/10), ada kabar yang menyenangkan. Pemerintah kota (Pemkot) Depok berencana bakal membukan Alun-alun Kota Depok dan 50 taman yang ada di tiap kelurahan. Saat dibuka kapistasnya juga dibatasi hanya 30 persen yang diperbolehkan masuk.

Kepada Harian Radar Depok, Walikota Depok, Mohammad Idris menyebut, Alun-alun Depok dan sejumlah taman akan dilakukan uji coba pembukaan. Dalam aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2, taman ruang publik sudah boleh dibuka. Hanya saja, nantinya alun-alun dan taman kapasitasnya 30 persen saat diuji coba.

“Saat ini masih persiapan-siapan, dan hanya 30 persen saja yang diperbolehkan masuk,” jelas walikota selepas meresmikan GBI Cimanggis Jalan Raya Bogor KM35, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Depok.

Menurut walikota, alun-alun masih belum bisa di buka. Karena masih ada pekerjaan rumah (Peer) dalam pemagaran. Saat ini pemasangan pagar belum tuntas, setelah selesai baru bisa dibuka. Pagar tersebut sebagai bagian dalam mekanisme pengaturan keluar masuknya warga. “Bisa bulan depan bisa bulan selanjutnya pembukaan alun-alun, kami masih melakukan persiapan agar tidak terjadi kerumunan dan terkadinya Covid-19 di sana,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok, Ety Suryahati mengungkapkan, pembukaan alun-alun dan taman dalam persiapan. Perlu ada SOP agar alun-alun dan taman tidak menjadi ramai nantinya. Apalagi, dikhawatirkan di Desember akan naik lagi kasus Covid-19. “Iya kami sedang melakukan persiapan-persiapan,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (21/10).

Saat ini, kata Ety, DLHK Kota Depok terus berupaya melakukan pembangunan taman kelurahan untuk melengkapi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Pada 2020 ini terdapat delapan taman kelurahan yang sudah selesai dibangun,” bebernya.

Delapan taman kelurahan yang dibangun tersebut berada di Kelurahan Gandul, Pangkalanjati, Bedahan, Duren Mekar. Kemudian, Cipayung Jaya, Serua, Harjamukti, serta Bojongsari.

“Anggaran pembangunan untuk setiap taman kelurahan bervariasi, mulai dari Rp600 juta hingga Rp1 miliar, sesuai dengan luas lahan. Taman kelurahan, minimal luas lahannya di atas 500 meter. Fasilitas di dalamnya, mengikuti luasan tersebut,” terang dia.

Pemkot Depok menargetkan pembangunan satu taman di setiap kelurahan yakni 63 taman hingga 2021. Adapun taman yang sudah dibangun DLHK Kota Depok pada 2017 sebanyak 21 taman, 2018 sembilan taman, pada 2019 ada 12 taman, dan pada 2020 delapan taman. “Sedangkan 13 taman lainnya, akan diselesaikan pada 2021,” tandasnya.(cr1/rd)

Jurnalis : Sergio Septiano

Editor : Fahmi Akbar