vaksin penyintas
SEHAT : Salah satu masyarakat menerima vaksinasi Covid-19. DANA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Aturan vaksinasi bagi para penyintas Covid-19 sudah berubah. Saat ini, penyintas Covid-19 bisa mendapat suntikan vaksin antivirus ini lebih cepat dari sebelumnya. Kini cukup satu bulan pasca sembuh. Dulu sampai tiga bulan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinkes Kota Depok, Umi Zakiati mengatakan, kini para penyintas dengan derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang. Dapat menerima vaksinasi dengan jarak waktu minimal satu bulan setelah dinyatakan sembuh.

“Hal ini berdasarkan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan yang disahkan pada Rabu (29/9). Di Kota Depok sendiri kami mengikuti arahan dari pusat dan sudah mulai menerapkannya,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (4/10).

Umi menyebut, pada penyintas dengan derajat keparahan penyakit yang berat. Nantinya akan diberikan vaksinasi dengan jarak waktu minimal 3 (tiga) bulan setelah dinyatakan sembuh.

Dia menekankan, orang yang divaksinasi harus dalam kondisi yang prima agar vaksin dapat diterima dengan baik oleh tubuh dan menambah perlindungan yang diharapkan.l

“Terkait jenis vaksinnya sendiri, disesuaikan dengan logistik vaksin yang tersedia. Sehingga tidak perlu memilih-milih vaksin,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Cilodong, Dharmaningsih mengungkapkan sejak keputusan tersebut dikeluadkan, pihaknya sudah dapat memberikan vaksinasi kepada penyintas sesuai yang tercantum. Untuk itu, para penyintas baik masyarakat umum maupun tenaga kesehatan turut didata.

“Rencana kita sudah mulai (agenda vaksinasi untuk penyintas) besok. Sesuai jadwal puskesmas, yang nakes penyintaspun kita sudah mendata untuk dosis ketiganya,” katanya.

Sekedar informasi, menurut data Dinas Kesehatan Kota Depok pada Minggu (3/10) pukul 20.00 WIB, capaian vaksinasi Kota Depok dari target sasaran 1.613.557 orang. Untuk dosis pertama mencapai 65,96 persen atau 1.064.360 orang. Lalu Dosis kedua, 42,63 persen atau 687.870 orang, dan Dosis ketiga 0,63 persen atau 10.227 orang. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro