boks senapan
GAGAH : Iyank sedang berpose sambil menggenggam sebuah senapan angin PCP, bak seorang sniper di film action. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

Hobi merupakan rutinitas sampingan bagi banyak orang untuk mengisi waktu luang. Bisa juga menjadi jalan mendatangkan pundi rupiah. Seperti yang dilakukan salah satu penghobi olah raga air soft gun di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, yang kini sukses menjalani bisnis jual beli air soft gun.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM, Sebuah spanduk berukuran 200×30 cm bertuliskan 3R Hobby Sport dan Service Senapan Angin, terpampang di salah satu rumah, yang berada di Perumahan Sukatani Permai, Jalan Kelengkeng 4, nomor 9, RT2/18, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.

Rumah itu adalah kediaman Budi Ardian Cahyadi, seorang penghobi sekaligus pelaku usaha jual beli air soft gun kenamaan di Depok.

Ketika masuk ke dalam halaman rumah itu, mata akan disuguhkan dengan pemandangan berbagai jenis senjata air soft gun dan senapan angin berbagai merek. Senjata olahraga ini ada yang tersusun rapi di dalam etalase, bersamaan dengan aksesoris lainya. Ada juga yang digantung di tembok rumah.

Kebetulan, hari itu Budi yang akrab disapa Iyank ini, tengah sibuk memeperbaiki sebuah senapan angin jenin PCP, milik salah satu pelanggannya.

Saya lagi benerin tabung senapan, ulirnya udah doll jadi saya buat ulang supaya anginnya gak bocor lagi,” ucap Iyank sembari melingkari siltip ke ulir botol penampungan gas senapan angin yang sedang diperbaikinya.

Setelah selesai memasang tabung angin ke badan senapan, Iyank pun mencoba mengisi gas senapan angin tanpa pompa berwana hitam tersebut. Setelah diisi beberapa Pounds Per Secound Inch (Psi), dia pun mencoba menembakkan senapan yang sedang diperbaikinya tersebut.

Dar der dor…. terdengar suara senapan meletus cukup kencang, meski tak sekencang suara letusan senapan serbu SS1 milik TNI. Kira – kira ada lima kali tembakan yang diarahkan Iyank ke sebuah pohon pisa berukuran besar untuk mengecek akurasi tembakan.

Akurasinya udah bagus yang ini. saya tembak lima kali ke satu titik yang sama kena semua. Berarti sudah tidak ada kebocoran,” ungkapnya.

Setelah memastikan keakuratan senapan tersebut, dia pun beristirahat sejenak. Dia memanggil seorang asisten rumah tangga di rumahnya untuk membuatkan dua cangkir kopi.

Saya buka usaha ini baru dari 2018 kemaren, itu juga sampingan aja kalau kerjaan lagi gak banyak waktu itu,” ujar pria yang sudah hobi olah raga air softgun sejak tahun 2002 ini. (bersambung)

Editor : Junior Williandro