peduli lindungi
MENCOBA : Walikota Depok, Mohammad Idris (kiri) bersama Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono, melakukan scan barcode di depan Gedung Balaikota, Senin (25/10). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Implementasi penggunaan aplikasi PeduliLindung di lingkungan Pemerintah Kota Depok mulai dilakukan. Terdapat sejumlah titik yang dipasang dapat menskrining para pegawai maupun pengunjung.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menjelaskan, mulai hari ini, pihaknya akan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Untuk menskrining seluruh pegawai dan pengunjung yang berada di lingkungan Pemkot Depok.

“Ini dilakukan untuk skrining terhadap semua pegawai dan pengunjung melalui aplikasi PeduliLindungi. Jadi semua masyarakat yang sudah di vaksin, bisa scan disini,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (25/10).

Terdapat tiga titik yang dipasangi scan barcode, pertama adalah Gedung Balaikota, kedua yakni Gedung Perpustakaan, dan terakhir Gedung Dibaleka. Nantinya aplikasi tersebut akan merekam seluruh jejak masyarakat, begitupun dengan hasil tes Covid-19 serta vaksinasi yang telah dilakukan pengguna.

Jadi ini supaya sehat semua, yang datang ke sini bagi seseorang yang sudah vaksin. Namun memang masih tetap di batasi hanya 50 persen pengunjung,” tutupnya

Sementara itu, salah satu warga yang sedang mengurus dokumen kependudukan, Rafelia Wardhani mengungkapkan saat masuk ke Gedung Dibaleka, tak ada banner untuk scan barcode PeduliLindungi. Hanya terdapat thermogun otomatis di depan pintu masuk.

“Kayaknya masih belum ya, soalnya tadi pas saya masuk tuh gak ada (scan barcode PeduliLindungi). Cuma disuruh cek suhu di depan pintu,” terangnya.

Bila nantinya PeduliLindungi diterapkan secara maksimal untuk masuk lingkungan Pemerintah Kota Depok, lanjutnya, dirinya tak keberatan lantaran sudah melakukan vaksinasi baik dosisi pertama maupun kedua. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro