taekwondo depok di pon
SERANG : Adam Yazid Ferdyansyah (kanan) Atlet Taekwondo Putra Asal Jawa Barat Berhasil meraih medali emas di kelas Kyorugi U 68 Putra dengan mengalahkan atlet taekwondo putra DKI Jakarta Kenny Rafael Mumpel cabang olahraga taekwondo PON XX Papua di GOR Diklat Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura, Senin(04/10/2021), (FOTO : PB PON XX PAPUA/Ronaldy Irfak)

RADARDEPOK.COM – Keyakinan seluruh warga Provinsi Jawa Barat (Jabar) dapat menyusul perolehan medali di  Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX, terkabul. Rabu (6/10), Jabar sukses menyalip puncak klasmen DKI Jakarta. Raihan itu tentunya tak terlepas peran dari beberapa atlet Kota Depok yang berlaga. Apalagi, masih ada atlet di tiga cabang olahraga (Cabor) perwakilan Depok yang belum berlaga.

Di luar dugaan yang awalnya Jabar menggeser DKI Jakarta, kini Jakarta malah disalip tuan rumah Papua. Jawa Barat menghuni puncak klasemen PON Papua 2021 dengan raihan 143 medali. Jumlah tersebut didapat Jawa Barat dari 51 medali emas, 43 perak, dan 49 perunggu. Sementara, Papua mengoleksi 111 medali dengan 49 emas, 21 perak, dan 41 perunggu berada di urutan kedua. Di urut ke tiga DKI Jakarta mendulang 125 medali dengan 47 emas, 34 perak, dan 44 perunggu.

Jawa Barat hari ini mendapat tambahan 15 medali emas. Salah satunya disumbangkan oleh lifter Windy Cantika Aisah di kelas 49 kg putri cabang olahraga (cabor) angkat besi. Windy membawa pulang medali emas setelah mencatatkan total angkatan 192 kg hasil dari angkatan snatch 87 kg dan clean and jerk seberat 105 kg. Ini merupakan prestasi luar biasa bagi Windy Cantika Aisah pada tahun 2021. Sebelum PON Papua 2021, Windy juga mendapatkan medali di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Kala itu, atlet berusia 19 tahun tersebut meraih medali perunggu di kelas yang sama.

Sebelumnya, atlet asal Depok Adam Yazid Ferdyansyah yang mewakili Jawa Barat (Jabar) berhasil meraih medali emas, pada kelas Kyorugi -68 kilogram (Kg), Senin (4/10). Pada laga final Adam berhasil mengalahkan Taekwondo Putra DKI Jakarta, Kenny Rafael pada PON XX Papua di GOR Diklat Penerbangan Kayu Batu, Kota Jayapura.

Ketua Humas KONI Kota Depok, Muhammad Abdul Aziz Al Faruqi mengatakan, saat ini Depok masih menunggu cabor yang belum menuntaskan pertandingan, yaitu cabor Aeromodeling, Terjun Payung dan Sepak Bola Putri. Ketiga cabor tersebut akan memulai pertandingannya pada 4 Oktober hingga 14 Oktober 2021.

Cabang olahraga Terjun Payung masih berjalan sampai dua ronde, dan masih tersisa enam ronde, sedangkan untuk perorangan masih tersisa delapan ronde. Cabor terjun payung dan aeromodeling sudah memulai pertandingan dan  masih berlanjut hingga 14 Oktober 2021, dikarenakan harus melakukan penerbangan secara bersamaan, kedua cabor tersebut harus menunggu cuaca yang mendukung untuk bertanding. Sedangkan untuk Sepak Bola Putri masih menunggu pertandingan semifinal yang akan dilaksanakan pada Kamis, (7/10).

“Ketiga cabor itu berpeluang semua untuk meraih medali emas, karena dilihat dari track recordnya dari salah satu atlet Rama Tulong  cabor Aeromodelling pada tahun 2016 pernah meraih medali emas,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Rabu (6/10).

Faruqi menambahkan, meskipun memiliki peluang, ada beberapa faktor yang dapat menghambat pertandingan pada cabor aeromodeling dan terjun payung, salah satunya cuaca yang mempengaruhi  berjalannya pertandingan.

“Angin juga salah satu faktor yang mempengaruhi pada pertandingan aeromodelling dan terjun payung. Jadi jika ingin bertanding, mereka harus lihat cuacanya terlebih dahulu,” tegasnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil memberikan semangat kepada para atlet Jawa Barat yang tengah bertanding di PON XX Papua 2021. Hal itu disampaikan Ridwan Kamil di Instagram pribadinya @ridwankamil, Rabu 6 Oktober 2021.

Sejauh ini Jabar berhasil berada di puncak klasemen perolehan medali PON XX Papua 2021.

Jabar menyalip DKI Jakarta klasemen perolehan medali PON XX Papua 2021. “Siang tadi, Jabar sudah bisa menyusul di urutan 1 peraihan medali PON Papua. Semoga konsisten. Ayo Jabar mari kita Gaskeun!,” tulisnya.

Jawa Barat sendiri menargetkan mempertahankan gelar juara umum PON setelah sebelumnya menjadi juara di PON ke 19 di Jawa Barat. (van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar