pembinaan PMKS
PEMBINAAN PMKS : Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Depok, Nita Ita Hernita, saat menyambangi Panti Asuhan Pangudi Luhur serta Balai Mulya Jaya milik Kementerian Sosial untuk membina PMKS Kota Depok. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Usai menjadi sorotn dalam beberapa waktu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) termasuk manusia silver yang totalnya mencapai 200. Kini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok berkolaborasi dengan Kementerian Sosial RI, guna menangani keberadaan PMKS tersebut.

Kabid Rehabilatasi Sosial Dinsos Kota Depok, Nita Ita Hernita, mantap berkolaborasi dengan Panti Asuhan Pangudi Luhur dan Balai Mulya Jaya milik Kemensos, yang akan menindaklanjuti dari Rumah Perlindungan Sosial (RPS) di kawasan Beji.

“Setiap anak yang ditindaklanjuti ke Balai dan Panti akan diberdayakan untuk menunjang keberhasilan proses tahapan rehabilitasi anak jalanan termasuk silver, atau PMKS,” tegasnya kepada Radar Depok, Minggu (3/10).

Kata Nita, kerjasama antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Depok telah dilakukan, sehingga penjajakan secara resmi agar menyukseskan program tahapan, yang mana bisa merubah profesi setiap PMKS menjadi lebih manusia, karena sudah menjadi tugas Dinsos dan lintas Dinas untuk lebih maksimal dalam aksi dan hasil yang lebih baik.

Upaya terus dibangun, sebab Dinsos mencatat ada tiga wanita yang baru menghiasi RPS tepat pada tanggal 2 Oktober 2021. Bahkan dua diantaranya sedang mengandung dengan usia yang cukup baik.

“Kami masih terus berusaha berkoordinasi dengan keluarga para PMKS, baik anak jalanan, manusia silver, dan lainnya,” tambah Nita.

Menurutnya, apapun penanganan yang dilakukan Dinsos bersama dengan Kemensos dalam menangani PMKS, namun pendidikan yang terbaik adalah kelurga seban kedekatan emosial darahbyang mengalir akan lebihbefektif untuk melakukan penanganan ini.

“Panti atau balai merupakan solusi kebaikan terakhir apabila sudah tidak memungkinkan lagi untuk diambil solusi di lapangan,” jelasnya.

Dilokasi terpisah, Kabid Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Tranmastibum) Satpol PP Kota Depok, Untung Setio menuturkan, pihak terus melakukan penindakan kepada PMKS yang beraktifitas di Kota Depok, sebab dapst dipastikan telah melanggar Peraturan Daerah (Perda).

“Hari ini ada lima orang yang kita jaring dan kita serahkan ke Dinsos untuk ditindaklanjuti,” tuturnya saat dikonfirmasi.

Dalam beberapa hari terakhir Satpol PP terus melakukan penindakan, terakhir yang diserahkan pertanggal Sabtu 2 Oktober 2021 yang di RPS sebanyak 24 PMKS, lalu ditambah lima orang PMKS, sehinga total yang berada di RPS 29 orang. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro