disnaker depok
FOKUS : Disnaker Kota Depok menggelar rapat terkait SOP bersama BLK Komunitas dan LPK di Kota Depok. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok tengah berencana menyusun prosedur operasi standar (SOP) mengenai pelaksanaan pelatihan kerja di Kota Depok. Hal ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pencari kerja (pencaker) baik dari soft skill sampai hard skill.

Kepala Disnaker Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, selama ini pelatihan-pelatihan kerja yang diselenggarakan baik oleh LPK, ataupun instansi lainnya belum memiliki standar yang sama. baik dari segi waktu pelaksanaan atau jumlah jam pelatihan, instruktur, pembiayaan dan terkait akreditasi lembaga pelatihan kerja.

“Misalnya, kelurahan A dan B mengadakan pelatihan menjahit, tetapi dari segi waktu pelatihan, sampai penyelesaiannya pasti berbeda, sehingga output dari pencaker sudah tentu tak sama,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (21/10).

Thamrin menyebut, pihaknya sudah menggelar rapat dengan BLK Komunitas dan LPK mengenai pencanangan SOP. Dan hingga kini, masih perlu melewati sejumlah tahapan untuk mengesahkan prosedur tersebut.

“Nanti dari SOP ini, akan diajukan ke walikota untuk dibuat surat keputusan (SK),” bebernya.

Menurutnya, jika SOP tersebut sudah terbit dan menjadi acuan setiap terselenggaranya pelatihan kerja. Sehingga akan lebih memaksimalkan output yang dihasilkan.

“Output yang kami harapkan bukan hanya memenuhi lapangan kerja di Depok saja, tetapi juga menarik perusahaan di luar Depok agar tenaga kerja kita bisa terserap,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, pelatihan kerja tentunya memiliki perbedaan dengan kursus. Jika sebuah kursus didasari hanya keterampilan atau hard skillnya saja. Sedangkan pelatihan kerja untuk pencaker harus berorientasi pada persiapan secara mental, skill, serta attitude.

“Sebelum dilaksanakannya pelatihan, pencaker harus diajarkan soft skill dulu seperti budaya kerja, motivasi kerja, leadership, mentality, attitude, dan psikologis,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro