pohon
AWAS : Suasana Jalan Raya Citayam, tampak satu pohon posisi miring hampir rubuh dan menarik kabel, Rabu (22/9). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus melakukan pendataan terhadap seluruh jenis dan kondisi pohon di Kota Depok. Rencananya, kegiatan ini dilakukan selama satu bulan.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi, DLHK Kota Depok Indra Kusuma mengatakan, untuk mengetahui pohon yang sehat dan rawan tumbang. Pihaknya mendata pohon se-Kota Depok.

Indra menyebut, sebanyak ratusan petugas taman diterjunkan dalam melakukan pendataan. Dalam kurun waktu satu bulan, dicanangkan kegiatan tersebut dapat selesai dilaksanakan.

Ya, kami sedang melakukan pendataan pohon se-Kota Depok, untuk targetnya sendiri satu bulan. Nanti akan kami evaluasi untuk tindaklanjutnya seperti apa,” ujarnya.

Menurut Indra, pemetaan pohon dilakukan pada semua ruas jalan. Sejumlah lokasi pohon yang telah dipetakan antara lain di Jalan Raya Bogor, Margonda, Juanda, Merdeka, Sawangan, Cinere dan lain sebagainya.

Yang kami petakan yaitu jumlah dan kondisi, kemudian di foto. Saat ini masih sistem manual. Kami berharap tahun depan sudah bisa dipetakan dengan sistem digital,” tutupnya

Masyarakat pun turut diimbau agar tidak menebang pohon sembarangan seperti menebang sampai ke akar. Sebab, pohon merupakan sumber oksigen yang patut dilestarikan.

Belakangan ini banyak masyarakat yang menebang pohon. Lantaran, takut terjadi puting beliung yang mengakibatkan pohon tumbang. Padahal, pohon bisa dirampingkan, tidak harus ditebang sampai akar,” tuturnya.

Menurutnya, sebagai sumber aset yang perlu dijaga karena memiliki banyak manfaat baik untuk menjaga kelangsungan hidup. pihaknya mengajak masyarakat tidak menebang pohon sembarangan.

Saat kasus pandemi tinggi, semua orang membutuhkan oksigen. Jangan sampai, pohon habis dan merugikan kita semua. Hidup itu harus seimbang,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro