skd casn depok
TENGAH BERSIAP: Sejumlah peserta sudah duduk di ruang ujian Tes SKD CASN sebelum ujian dimulai, Gedung Balai Rakyat II, Kecamatan Sukmajaya, Minggu (3/10). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Baru berjalan dua hari. Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) berbasis CAT Kota Depok 2021, sejumlah peserta terpaksa mesti mengulang. Dari 3.131 peserta, empat peserta dilakukan reschedule ujian dan dua lainnya harus gugur akibat tak mematuhi aturan yang berlaku.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Novarita menjelaskan, dalam satu hari dibagi menjadi tiga sesi, satu sesi diikuti 225 peserta. Dengan begitu, pada 2-6 Oktober 2021, terdapat 3.131 peserta yang akan mengikuti ujian. “Jumlah alokasi formasi untuk CPNS sebanyak 182 formasi. Terdiri atas tenaga kesehatan sebanyak 58 formasi serta tenaga teknis 124 formasi,”  ujarnya kepada Radar Depok, Minggu (3/10).

Dia mengatakan, sebelum mengikuti ujian, peserta diwajibkan mengisi formulir Deklarasi Sehat dan menunjukan hasil swab test RT PCR berlaku maksimal 2×24 jam dengan hasil negatif. Sementara hasil rapid test antigen berlalu 1×24 jam dengan hasil negatif.

“Jika dinyatakan reaktif, peserta wajib segera melaporkan ke panitia sebelum pelaksanaan ujian dengan mengirimkan scan asli hasil swab test atau rapid test antigen positif/reaktif ke email [email protected],” ungkapnya.

Novarita menyebut, sampai dengan saat ini, panitia telah menerima email dari peserta yang dinyatakan reaktif dari hasil swab pcr maupun rapid tes. Sementara, tercatat empat peserta harus diberikan penjadwalan ulang ujian.

“Kemarin (2/10) di sesi tiga ada yang ngirim email bahwa dia positif makanya dijadwalkan ulang. Lalu ditambah sebelum pelaksanaan SKD berlangsung juga masuk ke kami tiga email, total empat peserta dinyatakan terkonfirmasi positif,” bebernya.

Maka dari itu, panitia sudah menetapkan lokasi tiga peserta yang harus dijadwalkan ulang tes SKD-nya. Diantaranya dua orang dijadwalkan ulang di Kantor Regional (Kanreg) 5 BKN dan satu orang dijadwalkan ulang di BKN pusat.

“Yang satu lagi, karena emailnya baru masuk kemarin, jadi kami masih mendiskusikannya akan di pindah kemana dan kapan jadwal ujiannya. Mereka baru bisa ikut kalau sudah dinyatakan sembuh atau selesai masa isoman,” tuturnya.

Selama berlangsungnya Tes SKD di Gedung Balai Rakyat II, Kecamatan Sukmajaya, protokol kesehatan terus diperhatikan. Para peserta harus mengikuti beberapa tahapan sebelum bisa masuk ke ruang tes.

Pertama, lanjut Novarita, peserta wajib diperiksa suhu tubuhnya yang dibantu petugas Satpol PP Kota Depok. Bila dinyatakan normal, maka peserta bisa menuju meja pengecekan dokumen. Sementara, jika suhu tubuhnya mencapai 37 derajat, maka diarahkan beristirahat di pos kesehatan. Ada lima dokumen yang harus dibawa peserta yaitu kartu peserta, KTP, Kartu Vaksin, bukti tes antigen, dan surat deklarasi sehat.

Pada pos kesehatan juga sediakan petugas untuk melakukan swab antigen jika diperlukan, dan juga ambulan sebagai bentuk antisipasi. Lalu, bagi peserta ujian yang suhu badannya melebihi 37,3 derajat celcius. Turut disediakan dua ruangan khusus untuk ditempati delapan orang. “Nanti akan ada rekomendasi dari tim kesehatan, bisa melanjutkan atau tidaknya mengikuti ujian, sebagai bentuk antisipasi untuk memisahkan peserta yang diduga mengalami gejala Covid-19,” katanya.

Kemudian, peserta menuju tempat penitipan barang-barang seperti tas, gesper, dan lain-lain. Selanjutnya, mereka diarahkan untuk melihat nomer urutan kursi sebelum dilakukan sejumlah pemeriksaan, seperti pemeriksaan wajah, metal detector, body chechking serta diarahkan untuk mencuci tangan. “Peserta juga akan dicocokan datanya dengan face recognize atau pendeteksi wajah. Mengantisipasi adanya calo yang menggantikan peserta. Setelah itu, barulah peserta memasuki ruang ujian,” bebernya.

Menurut ia, saat pergantian sesi dilakukan pula upaya disinfeksi ruangan menggunakan cairan disinfektan, dan diberi jeda 10 menit sebelum para peserta boleh memasuki ruang ujian.

Setelah peserta mengikuti SKD berbasis CAT, BKN akan mengumumkan nilai  hasil ujian SKD CPNS 2021 secara langsung atau Live Score pada kanal Youtube dari sejumlah akun yang tersedia. Nantinya, nilai yang disiarkan secara langsung dapat mempermudah setiap peserta yang ingin melihat nilai Tes SKD CPNS 2021. “Memang di tahun lalu, kami sediakan TV untuk peserta melihat hasil (tes SKD). Tetapi di tahun ini, dialihkan ke Youtube dengan sistem live score supaya menghindari kerumunan,” ucapnya.

Skor nilai, para peserta Tes SKD CASN 2021 pada formasi umum perlu mengerjakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Dengan passing grade 65 untuk TWK, 80 bagi TIU, dan TKP 166. “Peserta yang lolos akan mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), jadwalnya masih belum tau kapan,” tutupnya.

Sementara itu, Koordinator Tes SKD CPNS Titik lokasi (Tilok) Kota Depok, BKN Kantor Regional (Kanreg) Wilayah III Jawa Barat, Herman mengatakan, dua peserta dijadwalkan mengikuti ujian Sabtu (2/10) dan Minggu (3/10). Namun, keduanya harus menelan pil pahit akibat tak bisa mengikuti ujian.

“Kemarin ada yang gagal ikut tes karena belum divaksin dengan alasan punya penyakit bawaan, tapi kan itu harus disertakan bukti surat dari dokter bahwa yang bersangkutan tidak bisa di vaksin ataupun antigen,” ujarnya kepada Radar Depok, Minggu (3/10).

Kemudian, lanjutnya, adapula salah satu peserta pada Minggu (3/10) sesi kedua yang datang terlambat. Sehingga, peserta tersebut dinyatakan gugur dan tidak bisa mengikuti tes.

Dia sangat menyayangkan kejadian tersebut, padahal panitia telah memberikan imbauan di website maupun media lainnya agar para peserta hadir 60 menit sebelum pelaksanaan ujian. Tim selalu sesuai dengan aturan, untuk keterlambatan itu tidak ada kompromi dan tidak bisa ditolerir. “Kalau memang sudah terlambat ya kami menolak peserta untuk ikut karena ujian sudah berjalan, dan nggak bisa pindah sesi. Kami anggap peserta itu gugur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Herman menuturkan pada hari pertama, didapati nilai tertinggi pada Tilok Kota Depok adalah 467.

Sementara itu, seorang peserta yang datang terlambat, Kiki mengungkapkan, akibat padatnya arus lalu lintas dari Jakarta Pusat menuju ke Depok, membuatnya tidak bisa mengikuti ujian CPNS pada tahun ini. “Ya karena saya telat datangnya. Harusnya datangnya satu jam sebelum mulai. Saya tinggal di Sawangan, kebetulan berangkat dari Jakarta Pusat,” singkatnya.

Terpisah, salah satu peserta, Neny Angrainy mengungkapkan, ia sudah mempersiapkan diri sebelum mengikuti ujian. Menurutnya, pada soal TWK lebih ditekankan kepada pasal-pasal. “Kalau soal mungkin wawasan kebangsaannya yang lebih di tekankan, kebutaln hari ini soal tentang pasal-pasal juga kurang nggak banyak. Alhamdulillah lancar,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Zara Zefira salah satu peserta yang berprofesi sebagai dokter gigi menerangkan selama mengerjakan ujian, dia tak menemukan soal-soal yang melenceng. “Biasa sih soalnya. Kalau TWK lebih ke nalar, terus TIU itung-itungan itu pecahan, desimal, dan silogisme. Lalu TKP soal umum lah,” tandasnya. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Fahmi Akbar 

Fakta dan Data SKD CASN Depok :

Jumlah Peserta:

  • 131 peserta

Jadwal:

– 2-6 Oktober 2021

– Satu Hari tiga sesi, kecuali hari terakhir hanya dua sesi

– Satu sesi diikuti 225 orang

Lima Dokumen Wajib Peserta:

  • Kartu peserta peserta
  • KTP
  • Kartu Vaksin
  • Bukti tes antigen tes antigen
  • Surat Deklarasi sehat.

Peserta Reaktif:

– 4 peserta dengan hasil reaktif, dilakukan penjadwalan ulang tes SKD CASN

– 3 peserta sudah dijadwalkan ulang,

– 2 orang dijadwalkan ulang di Kantor Regional (Kanreg) 5 BKN

– 1 orang dijadwalkan ulang di BKN pusat.

– 1 orang lagi masih diupayakan penjadwalan ulang

Peserta Gugur:

– 2 Peserta

– 1 peserta belum divaksin dan tidak bisa menunjukkan surat vaksin

– 1 peserta lainnya datang terlambat

Passing Grade SKD:

– Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65

– Tes Intelegensi Umum (TIU) 80

– Tes Karakteristik Pribadi (TKP)166

Skor Tertinggi Peserta :

  • Sabtu (3/10): 467

Pengumuman Nilai:

– Live Score melalui Youtube