DPRD ke SMP
AWASI PTM : Komisi D DPRD Kota Depok ketika berbincang dengan guru di UPTD SMP Negeri 26 Depok, Jalan Mangga, Kecamatan Beji, Rabu (13/10). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Setelah meninjau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tiga SD Negeri. Kini, Komisi D DPRD Depok mendatangi dua SMP yang berada di kawasan Kecamatan Beji, Rabu (13/10).

Kedua sekolah yang disambangi, SMPN 26 Depok di Jalan Mangga, Beji dan SMP Muhamadiyah 1 Depok di Jalan Ridwan Rais, Beji Timur.

Wakil Ketua Komisi D, Suparyono mengatakan, hasil dari peninjauan di SMP tidak jauh berbeda dengan kehadirannya di SD. Namun hanya perbedaan persoalan antar jemput siswa

“Iya kalau SMP sudah tidak ada lagi orang tua yang antar jemput. Beda kalau di SD kemarin masih banyak orang tua siswa di luar sekolah yang antar jemput,” paparnya.

Ia tidak mempermasalahkan alasan orang tua yang lakukan antar jemput, selama menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Dilokasi yang sama, Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Imam Turidi menegaskan peninjauan ini dapat dijadikan parameter keberhasilan pelaksanaan pendidikan tatap muka terbatas (PTMT), baik soal kesehatan maupun soal pemenuhan kurikulum di massa pandemi.

“Tapi penegakan prokes juga harus secara komitmen, pengawasan yang ketat, usai PTM siswa harus langsung pulang biar tidak ada suasana baru yang nantinya dapat melanggar prokes,” 

Tak hanya itu, kata Imam, sola vaksinasi harus mencapai seratus persen kepada siswa maupun guru beserta pekerja yang ada dilingkungan sekolah, karena hal sangat penting dalam menjalankan PTM secara maksimal. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya