rekor muri gelar sarjana
Roebing Gunawan Boedhi.

RADARDEPOK.COM, BANDUNG – Roebing Gunawaan Budhi berhasil menorehkan prestasi fenomenal. Dimana, warga Kabupaten Bandung‎ tersebut menjadi orang pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki 100 gelar akademik dan sertifikasi profesi.

‎Sebelumnya Roebing juga menjadi pemegang 6 rekor MURI bidang pendidikan. Pada kesempatan ini Roebing juga telah memecahkan rekor MURI sebagai penyandang gelar multidisiplin terbanyak dengan 83 titel milik salah seorang pejabat pemerintah di Oku, Sumatera Selatan.

Pria yang bekerja di sebuah perusahaan tekstil terkemuka di Kabupaten Bandung Barat itu, tercatat menamatkan 8 kali S1, lulus 2 studi pasca sarjana, serta merampungkan 90 buah program sertifikasi. Khususnya konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) dan Ilmu Komunikasi.

Kesemua hal tersebut dilakoninya selama tiga dasawarsa, diawali semenjak tahun 1987. Ayah dari Nathanael G.B. tersebut, meraih seabrek gelar, antara lain dari: Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Universitas Terbuka (UT), The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH), dan Indonesian Professional Speakers Association (IPSA), Jakarta.

Anggota Asosiasi Manajemen Indonesia tersebut, kini, berhak menyandang titel lengkap di belakang namanya :
S.H., S.Sos., S.Sos., S.IKOM, S.AP., S.IP., S.E., S.E., M.A., M.M., MBNLP., CPHR., CPHRM., CHRBP., CBHCM, CHCM., CHRO., CODP., CH., CH.t., CPS., CPM., CHBA., CHC., CSP., CPM., CNHRP., C.IW., CNPSP., CHMP., CHLP., CHSP., CNSCP., C. STMI., CPI., C.HNM., CPS., C. STM., CPR., CLMA., C.MMH., C.CW., CBPA., CHEFT., CNPHRP., CSRP., CFHA., CNCP., CTCP., CETP., C. MNNLP., CBOA., CHCP., C.GL., CPMP., CPTNA., CPGA., CSEP., CPHCEP., CSEM., CPMP., CODP., CNPHRP., CSOPA., CLMA., CSRP., CPRW., CETP., CHA., CFHA., CSSA., BHRP., BHRM., CHCBP., CPSP., C.PHT., CPTNA., CBPA., CPTM., CBNLP., CSEP., CPWA., CNPSP., CPGA., CPHCEP., CPMP., CHCMP., HCMP., AHCM., CPHA., APHA., CSEM., CNCP., CTCP., CHCP., CSNSP., CSOPA., CBOA., CLMA, CIRP.

Suami dari Mary Iskandar ini dan menggali motivasi yang mendorongnya sehingga mau dan mampu terus belajar, penulis buku ‘Revolusi Karyawan’ itu.

Never stop learning because life never stop teaching (tidak berhenti belajar karena hidup tidak berhenti mengajarkan),” katanya. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya