LRT tabrakan uji coba

RADARDEPOK.COM, CIBUBUR – PT INKA selaku penyedia kereta LRT Jabodebek jadi sorotan usai adanya rangkaian kereta LRT Jabodebek yamg mengalami tabrakan di lintasan pada kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim). Tabrakan LRT itu terjadi saat kereta tersebut sedang diuji coba.

Kejadian kecelakaan terjadi pada Senin 25 Oktober pada pukul 13.00 WIB. Peristiwa tabrakan LRT Jabodebek terjadi saat kereta selesai menjalani pengujian.

Tumbukan tersebut melibatkan 2 rangkaian kereta LRT Jabodebek di antara petak stasiun Harjamukti dengan stasiun Ciracas jalur LRT Jabodebek. Ini merupakan bagian dari uji coba dan di ruas ini belum ada operasional LRT.

Kejadian tumbukan tersebut terjadi saat satu rangkaian kereta yang akan langsir menabrak rangkaian kereta lain.

“Terindikasi adalah langsiran yang terlalu cepat,” kata Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro, saat  jumpa pers via kanal YouTube PT INKA Persero Official.

Dalam peristiwa ini terdapat satu korban luka ringan yaitu masinis PT INKA dan saat ini masih dirawat di RS. Untuk penyebab kecelakaan masih dilakukan investigasi dari tim PT INKA.

Budi menjelaskan, kelanjutan uji coba LRT Jabodebek tergantung hasil keputusan KNKT dan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub), berdasarkan hasil investigasi.

Nantinya dua rangkaian LRT Jabodebek yang tabrakan akan dibawa ke pabrik INKA. Sisa rangkaian yang lain masih bisa dipakai untuk uji coba.

“Nanti tergantung KNKT sama Ditjen Kereta Api, karena tim dari mereka lah, kita siap saja lah,” kata Budi.

Sejauh ini sudah ada 31 trainset LRT Jabodebek yang sudah diproduksi dan dikirimkan PT INKA ke Jakarta untuk diuji coba. Kereta-kereta ini rutin dilakukan uji coba di sekitar lintasan Cibubur-Cawang.

Kementerian Perhubungan buka suara soal kejadian ini. Dirjen Perkeretaapian Zulfikri menyayangkan insiden ini di tengah pelaksanaan uji coba dinamis yang bertujuan untuk menjamin keselamatan LRT Jabodebek.

Kemenhub pun meminta agar PT INKA lebih berhati-hati dalam melakukan uji coba dinamis yang bertujuan untuk menjamin keselamatan LRT Jabodebek.

“Kami imbau kepada pihak PT INKA agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan uji coba dan selalu mengutamakan faktor keselamatan” kata Zulfikri dalam keterangannya.

Zulfikri mengatakan bahwa Tahapan pengujian yang dilakukan merupakan proses penting dalam memastikan faktor keselamatan dan keamananan transportasi LRT Jabodebek. “Sudah seharusnya proses ini dilakukan dengan cermat dan penuh kehati-hatian.” tegasnya.

Kemenhub juga meminta proses investigasi dan evaluasi atas insiden ini dapat segera dilaksanakan dengan baik karena aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama dalam bertransportasi.

Terkait kondisi jalur LRT masih dilakukan investigasi, namun terlihat ada dampak minor pada beberapa third rail pada jalur tersebut, sedangkan untuk struktur tidak ada kerusakan. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya