sukatani stunting
SOSIALISASI : Para kader mengikuti pelatihan pendampingan bagi ibu hamil dan calon pengantin untuk menekan stunting, di aula Kantor Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kamis (07/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, SUKATANI – Mencegah terjadinya stunting, para kader perwakilan dari setiap RW di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos mengikuti pelatihan pendampingan dari puskesmas.

Lurah Sukatani, Cahyanto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan tiga kali pertemuan dengan sasaran para kader di tiap RW.

“Mereka dibekali pengetahuan untuk menjadi pendamping bagi calon penganti, ibu hamil hingga ibu paska melahirkan di 1.000 hari pertama,” ucapnya kepada Radar Depok, Kamis (07/10).

Dirinya menyebut, karena tingginya angka stunting di Indonesia perlu kerjasama antara seluruh stakeholder dari tingkat terendah.

“Untuk materi yang diberikan oleh puskesmas dan ahli gizi tiap pertemuannya juga berbeda-beda, untuk menekan stunting dari hilir ke hulu,” jelasnya.

Cahyanto mengatakan, stunting juga bisa dicegah mulai dari asupan gizi calon pengantin dan selama mengandung.

“Pelatihan ini dilakukan, karena banyak anak-anak dikatakan stunting di Sukatani akibat kesalahan mengukur tinggi, menimbang dan lainnya. Untuk mencegah itu kembali terjadi, maka pelatihan kami lakukan,” tuturnya.

Dirinya berharap, dengan adanya pendampingan para kader dapat memantau pemenuhan gizi masyarakat untuk menekan angka stunting di wilayahnya.

“Walaupun kini sudah terjadi penurunan stunting di Sukatani, tentu kami perlu kembali menekannya agar bisa mencapai zero stunting,” tandasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya