iisip LA32
TANDING ULANG : LA32 Jakarta mengalami kekalahan dalam pertandingan persahabatan, di lapangan sepak bola Atmajaya Mandorsimin, Pancoranmas, Depok, Sabtu (9/10). IST

RADARDEPOK.COM – Kedua kalinya tim sepak bola alumni Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) LA32 Jakarta mengalami kekalahan dalam pertandingan persahabatan, di lapangan sepak bola Atmajaya Mandorsimin, Pancoranmas, Depok, Sabtu (9/10).

Kali ini, tim sepak bola yang dihadapi IFC Legend. Skuat LA32 harus mengakui keunggulan tim lawan dengan skor 9-4. Dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku, laga LA32 vs IFC Legend berlangsung sengit.

Pemain LA32, Kesit B Handoyo menuturkan, setelah lama tidak bertemu apalagi dihantam pandemi Covid-19 membuat tim LA32, yang notabene campuran lintas angkatan harus mengakui tim lawan.

“Menang kalah memang bukan menjadi tujuan di laga persahabatan ini. Yang penting happy bisa liat teman-teman alumni lintas angkatan sehat semua,” kata Kesit.

Coky Zola, pemain LA 32 yang masih rutin bermain sepak bola di lingkaran profesinya sebagai wartawan olah raga  memaklumi kekalahan tersebut. “Wajar kalah tapi yang terpenting silahturami tetap terjaga,” kata dia.

Usia para pemain LA32 memang bisa dibilang tidak muda lagi. Dari skuat yang memperkuat tim LA 32 di laga persahabatan itu, terdiri dari angkatan 1987 sampai 1999.

Kapten tim LA32, Bambang, tetap menekankan para rekannya untuk rutin berolah raga. “Intinya, niatkan olah raga untuk sehat, dan jangan lupa streaching,” katanya.

Hampir semua skuat LA32, yang memang hobi bersepak bola ria, atau berstreet soccer ria, berharap laga persahabatan tadi menjadi momentum untuk bersilahturahim, sekaligus mengajak untuk sehat bersama.

“Minimal, bertemu dengan rekan semasa kuliah menjadi penawar rindu, sekaligus obat untuk tetap semangat di tengah pandemi,” ujar Joko Dolog, angkatan paling senior di skuat LA32.

Rencananya, tim LA32 akan menjadwalkan laga persahabatan berikutnya. Semoga silahturahim dengan berolah raga terus bisa memberi manfaat terutama untuk selalu hidup sehat.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar