boks layangan
TUNJUKAN : Sarmin (kiri) sedang menunjukkan layangannya, bertuliskan nama komunitas "Langit Biru" beberapa waktu lalu. DAFFA/RADAR DEPOK

Siapa yang tak kenal dengan permainan, dengan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan menggunakan benang? Layang-layang jadi sebuah permainan anak-anak sampai orang dewasa. Sejak dulu hingga kini.

Laporan : Daffa Andarifka Syaifullah

RADARDEPOK.COM, Di hamparan tanah merah nan luas, bersebelahan Jalan KSU, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya ditemuilah Sarmin tengah memegang layang-layang besar berukuran 120 cm. Bersama sejumlah kawannya, dia mau memainkan permainan tradisional itu.

Sambil asyik menerbangkan layangan, Sarmin berkisah soal Komunitas Langit Biru yang kini menjadi wadah para pencinta layang-layang khususnya pada wilayah Kampung Serab, RT2/5, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

“Dulu, ada lima inisiator berdiri Komunitas Langit Biru ini, yaitu Herlambang, Fuad, Bapak Yayat, Bapak Hanafi, dan saya sendiri. Alhamdulillah melihat kegiatan kami, warga sekitar mendukung baik anak-anak, ibu-ibu maupun bapak-bapak di RW5,” ujar Sarmin yang kini menjabat sebagai Ketua Komunitas Langit Biru, Rabu (13/10).

Kala itu, banyak aktivitas rutin masyarakat yang akhirnya berubah akibat merebaknya virus Korona. Kegiatan perekonomian pun kian merosot tajam, seperti dirumahkannya para pekerja, pemutusan kontrak kerja dan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pelajar sekolah.

Awalnya dari pemikiran pemuda sekitar. Bagaimana supaya masyarakat tidak terbawa stres dan ketakutan ketika datangnya Covid-19 di lingkungan RW5 Kelurahan Tirtajaya Kecamatan Sukmajaya. Melihat masyarakat yang putus kerja, dirumahkan dan jarak komunikasi yang terbatasi dan melihat kegiatan anak anak yang diliburkan dari sekolah dan kegiatannya bermain gim online.

Jumat, 3 April 2020 merupakan hari lahirnya Komunitas Langit Biru. Kegiatan demi kegiatan mulai dilakukan, seperti bermain layangan bersama anak-anak sampai orang tua di lapangan Kampung Serab.

Disamping itu, bermain layang-layang juga memiliki daya tarik yang sangat kuat baik Penggemar layang layang dan bagian hiburan masyarakat. Bahkan, hampir seluruh warga RW5 mempunyai seragam atau kaos Langit Biru.

“Langit Biru itu artinya Layangan Singit Bersatu, tujuan kami ingin mempersatukan seluruh masyarakat agar melakukan suatu hal positif bersama-sama. Bermain layangan di sore hari juga sebagai alat olahraga dan terpancar sinar matahari,” tutupnya. (bersambung)

Editor : Junior Williandro