uji emisi depok
APRESIASI : Salah satu kendaraan roda empat yang dinyatakan lulus uji emisi dan diberikan tanda dengan stiker, di depan Gedung Diskarpus Balaikota Depok, Senin (04/10). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) berkolaborasi dengan Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polrestro Depok dan Dinas Perhubungan menggelar uji emisi terhadap kendaraan bermotor roda empat dan roda dua selama lima hari. Sebagai upaya mengetahui tingkat kualitas udara di Kota Depok. 

Kepala DLHK Kota Depok Ety Suryahati menjelaskan, uji emisi diadakan guna mengetahui efektivitas pembakaran bahan bakar pada mesin. Caranya dengan menganalisa kandungan Carbon Monoxide (CO), dan Hidro Carbon (HC) pada saluran gas buang.

Dia menyebut, melalui kegiatan kali ini, juga sebagai upaya untuk mengetahui tingkat kualitas udara di Kota Depok. Berdasarkan data dari alat Indeks Standar Polusi Udara (ISPU) otomatis milik DLHK, diketahui Senin (4/10) kualitas udara pada kota belimbing ini menyentuh angka 36 dengan kategori baik. Sementara, untuk menentukan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sesuai Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: KEP 45/MENLH/1997 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, dikatakan baik jika berada di rentang 0 – 50.

“Kegiatan ini perlu dilakukan secara berkala. Tidak hanya mobil dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) saja, tetapi kesadaran masyarakat juga dibutuhkan agar secara sukarela melakukan perawatan rutin terhadap kendaraannya,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (04/10). 

Uji emisi ini merupakan kegiatan yang pertama digelar di 2021. Nantinya, pemeriksaan terhadap gas buang kendaraan bermotor akan terus berlanjut dengan lokasi yang berbeda.

“Jumlah kendaraan yang dilakukan uji emisi hari ini sebanyak 150 unit secara gratis. Mulai 4-8 Oktober, pertama di Gedung Balaikota, kedua di Jalan Raya Cinere, ketiga di Perumahan Telaga Golf Sawangan, keempat di depan ruko Sukmajaya, Jalan Tole Iskandar pertigaan KSU, dan terakhir di depan PT. Arista Latindo/Woody, Jalan Raya Jakarta Bogor KM36,” bebernya. 

Sementara itu, Anggota Satlantas Polrestro Depok, Bripka Wastarigan menuturkan dari 150 kendaraan yang berhasil dilakukan uji emisi, terdapat dua kendaraan berbahan bakad bensin dan delapan kendaraan berbahan bakar solar dinyatakan tidak lulus emisi. 

“Kami berikan arahan untuk diperbaiki, yang pasti tentang perawatan mesin kendaraan,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya