LPM bedahan infrastruktur
PANTAU KEGIATAN : Ketua LPM Bedahan, Rizal Antoni sedang memantau kegiatan proyek infrastruktur di wilayahnya. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BEDAHAN – Ketua LPM Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Rizal Antoni beranggapan pelaksana proyek pembangunan fisik tidak ada komunikasi sama sekali dengan pengurus lingkungan, sehingga mengakibatkan keresahan warga yang terdampak dari kegiatan proyek. 

“Saya sudah berulang kali dapat teguran dari warga karena mereka merasa tidak ada sosialisasi soal pelaksanaan proyek, karena akses mereka tiba – tiba jadi tertutup dengan diadakanya proyek ini,” kata Bule, Selasa (05/10). 

Dia mengungkapkan, komunikasi merupakan satu komponen penting dalam pembangunan fisik, karena akan ada dampak yang ditimbulkan saat pelaksanaan proyek salah satunya tertutupnya akses warga selama pelaksanaan peroyek. 

“Akibat pelaksana proyek yang tidak punya etika ini, kami lah yang kena imbas omelan dari warga,” keluhnya. 

Dia menjelaskan, saat ini dia sana ada sejumlah kegiatan proyek yang berjalan dan ada yang sudah selesai, diantaranya betonisasi Jalan Bungsan RT02/16, betonisasi Jalan RT03/04, dan pemasangan pavingblok di RT01/03, Kelurahan Bedahan. 

“Dari semua kegiatan ini, tidak satupun pelaksana yang punya etika. Kami minta kepada Dinas PUPR Kota Depok untuk tidak lagi memberikan proyek pembangunan di Kelurahan Bedahan kepada perusahan kontraktor ini,” bebernya. 

Meski demikian dia tetap bersyukur dan mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan Dinas PUPR dengan direalisasikannya aspirasi warga Bedahan dengan melakukan perbaikan infrastruktur di wilayahnya. 

“Alhamdulilah kegiatan infrastruktur sudah dimulai dan alhamdulilah untuk Kelurahan bedahan banyak kegiatan yg sudah selesai dan ada yang masih dalam proses pengerjaan,ini masi tahap ke-3, serta masih menunggu tahap ke-4, baik ABT, Musrenbang, ataupun Pokir Dewan,” terangnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya