house of gendys
TAMBAH USAHA : Irene menambah usahanya dengan produk makanan dibawah binaan House Of Gendys. ist

Setelah satu tahun menjalani usaha dengan fesyen muslimah, kini irene menambah usaha makanan yang menurutnya bisa menjadi salah satu yang menguntungkan.

Laporan : Ivanna Yustiani

RADARDEPOK.COM, Satu tahun menjadi pengusaha fesyen muslimah. Irene ingin mencoba hal yang baru. Siapa tahu ini menjadi suatu keberuntungan untuk dirinya. Dia menambah usahanya di bidang kuliner yang menurut dia bisa lebih menguntungkan.

Masih di bawah binaan House ff Gendys, Irene membuka usaha bakpia yang di beri nama Pia Gendys. Tetapi, di satu sisi jika hanya membuka usaha makanan tanpa ada minuman rasanya kurang lengkap. Dirinya juga memproduksi kopi sebagai pelengkap bakpia.

Menurut Irene, banyak orang yang menyukai bakpia mulai dari berbagai usia, remaja hingga lansia. Dia menjual bakpia dengan ukuran yang cukup besar, sehingga para pelanggan yang menikmati pun dapat merasakan kepuasan.

Karena kalo kita buka usaha makanan orang juga tidak ada matinya selagi mau mencoba jual dan mempromosikan pasti ada hasilnya. Mungkin kalau cemilan seperti roti atau jajanan lain bisa membosankan, karena ini jajanan jadul jadi saya yakin orang-orang juga banyak yang mencari,” ujar perempuan yang kini bekerja di bidang Mitemitika IPEMI Kota Depok.

Irene dapat menjual bakpia sebanyak 100 hingga 600 dalam satu harinya, tidak heran jika banyak yang membeli pia Gendys. selain banyak rasa yang disediakan, Irene pun menjualnya dengan harga terjangkau. Lagi-lagi sosial media seperti instagram menolong usaha nya itu untuk mencapai pesanan yang melonjak.

Ibu anak tiga ini berharap, dirinya dapat konsisten dan fokus di kedua usahanya, ia tetap ingin berwirausaha untuk fesyen muslimahnya hingga produk-produkinya menjadi idola masyarakat. Dan dapat membuka cabang di Kota depok.

House of Gendys kedepannya tidak hanya fokus busana muslimah dan kerudung saja, harapannya tetap bermualah dalam berwirausaha untuk kedua usaha saya. Semoga dapat buka cabang suatu saat nanti,” tandas Irene. (*)

Editor : Junior Williandro