jaling
RAMAI : Situasi salah satu jalan lingkungan di Kota Depok beberapa waktu lalu. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok mengklaim telah membangun 843,2 Km jalan lingkungan (jaling) di permukiman masyarakat, sejak 2016 sampai 2021.

Walikota Depok, Mohammad Idris menjelaskan, perbaikan jalan lingkungan ini merupakan program utama mensejahterakan masyarakat. Serta, sebagai upaya membenahi insfrastruktur di Kota Depok.

Pembangunan dilakukan agar lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, di antaranya, pembangunan infrastruktur, jaling, jalan setapak dan turap penahan tanah serta sarana kesehatan dan pendidikan warga,” jelasnya, Senin (11/10).

Menurut Idris, lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, progres pembangunan akan terus dilakukan. “Kami akan menuntaskan semua jalan-jalan lingkungan yang sudah rusak,” katanya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianty, menargetkan tahun ini, kurang lebih terdapat 771 ruas jaling yang akan dibangun maupun diperbaiki. Kucuran anggarannya senilai Rp100 miliar lebih.

Memerlukan Rp 100.402.614.716 untuk ratusan ruas jaling tersebut. Lalu, Jaling yang belum dilakukan dibangun nanti kami masukan ke anggaran berikutnya,” ujarnya.

Citra menyebut, berdasarkan data dari DPUPR, panjang jalan Kota Depok sejak 2016 adalah 1.957,93 Km. Diantaranya jalan arteri, jalan kolektor, dan jaling.

Terdiri dari jalan arteri Kota Depok sepanjang 78,57 Km, kemudian jalan kolektor Kota Depok sepanjang 159,11 Km, dan jaling Kota Depok sepanjang 1.720,25 Km. Sedangkan, Kota Depok memiliki 10.227 ruas jalan,” tandasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Azhari menuturkan, perlu penegasan atas pembangunan jaling di Kota Depok. Sebab, insfrastruktur jalan merupakan salah satu manajemen yang harus dijaga oleh Pemkot Depok.

“Harus dipertegas pembangunan itu jalan baru atau hanya perawatan yg dilakukan selama ini. Karena selama ini khususya DPUPR sebagi leading sektor belum ada kabar untuk pembangunan jalan baru,” tutupnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro