casn depok
SEMANGAT: Para peserta di sesi kedua tes SKD CASN 2021 sedang mempersiapkan diri sebelum memulai ujian, di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Selasa (5/10). FOTO : DAFFA / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Ribuan peserta yang beradu ilmu dan pengetahuan di tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN Kota Depok. Selama lima hari atau sedari 2-6 Oktober ada nilai yang menonjol pada ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT). Alfi Nadia Sabrina tertinggi dengan total skor 479 pada sesi enam.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok, Novarita mengatakan pasca terlaksananya tes SKD di Gedung Balai Rakyat II, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya pada 2-6 Oktober 2021. Sebanyak 3.131 peserta mengikuti ujian tersebut.

Novarita mengatakan, untuk dikatakan lulus, para peserta Tes SKD CASN 2021 pada formasi umum perlu mengerjakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Dengan Skor  passing grade 65 untuk TWK, 80 bagi TIU, dan TKP 166.

“Setelah lima hari dilaksanakan test SKD CASN, ada satu peserta yang berhasil mendapatkan nilai tertinggi,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Senin (11/10).

Novarita mengungkapkan, sosok dibalik peraih skor tertinggi tersebut adalah Alfi Nadia Sabrina. Dengan nilai TWK 135, TIU 150 dan TKP 194 dengan total 479. Angka ini tentunya mengungguli ribuan peserta lainnya dalam tes SKD CASN 2021.

“Di tahun ini, kami mengalihkan pengumuman skor peserta dengan sistem life skor, untuk menghindari kerumunan. Selanjutnya, peserta yang telah melewati passing grade akan mengikuti seleksi bidang (SKB),” ungkapnya.

Meski begitu, pihaknya masih belum memutuskan berapa jumlah peserta yang dinyatakan lolos pada tes SKD tersebut. Hal ini, dikarenakan pelaksanaan serupa di beberapa kota masih belum ada yang melaksanakannya.

“Nanti ketika semua Kabupaten atau Kota sudah melaksanakan SKD, baru BKN akan mengumumkan (hasil SKD dan Jadwal SKD),” bebernya.

Pada ujian berikutnya atau tes SKB, posisi yang dibutuhkan akan diperebutkan tiga kali lipat dari peserta. Misalnya, dalam satu formasi dibutuhkan 10 orang, maka jumlah peserta yang harus mengadu kemampuan Sebanyak 30 orang.

Sekedar informasi, tes SKD CASN 2021 seharusnya akan diikuti oleh 3.131 peserta. Tetapi, nyatanya sebanyak 475 peserta dinyatakan tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Serta, ada dua orang yang melanggar peraturan dan ketentuan panitia seleksi.

“Setelah saya cek, ternyata banyak peserta CASN yang tidak hadir, jumlahnya 475 orang dan gugur dua orang akibat tidak mematuhi aturan. Untuk itu kami berikan tindakan tegas berupa gugur,” tandas Novarita.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Satya Pratama membenarkan, adanya informasi perihal banyaknya peserta SKD CPNS 2021 yang mendapat skor di atas 400. “Cukup banyak,” ujarnya.

Meski demikian, BKN belum bisa merinci lebih jauh berapa jumlah keseluruhan peserta seleksi SKD CPNS 2021 yang mendapat skor di atas 400. Saat ditanya terkait hubungan banyaknya peserta SKD CPNS yang mendapat skor di atas 400 karena soal CPNS 2021 yang lebih mudah, pihaknya menampik hal tersebut.

Menurut Satya, banyaknya peserta SKD CPNS 2021 yang mendapat skor di atas 400 ini lebih karena peserta tes kali ini sudah lebih siap untuk mengikuti tes. Selain itu, peserta SKD CPNS 2021 bisa mendapat skor tinggi karena memang kapasitas pelamar yang lebih baik.

Meski demikian, pada tes SKD CPNS kali ini jumlah soal juga lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, waktu yang dialokasikan juga lebih banyak.

Untuk diketahui, tahun sebelumnya, jumlah soal hanya 100 soal dengan waktu pengerjaan 90 menit. Adapun tahun ini jumlah soal adalah 110 soal dengan waktu pengerjaan 100 menit.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar