UMKM
PAPARKAN : Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM), Mohammad Fitriawan saat membuka acara sosialisasi pendaftaran merek bagi pelaku UMKM, di Gedung Balatkop, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Senin (11/10).

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) menggelar sosialisasi pendaftaran merek bagi 25 UMKM Depok. Para pelaku usaha juga diajak untuk segera mendaftarkan merek produknya.

Kepala DKUM Kota Depok, Mohammad Fitriawan mengatakan dalam suatu usaha, merek merupakan identitas yang sangat penting dimiliki setiap produk UMKM. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Depok menggelar sosialisasi pendaftaran merek.

“Karena dengan adanya merek, produk dapat terus diingat oleh para konsumen yang tertarik. Untuk itu, kami mengundang narasumber dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkum dan HAM,” ujarnya kepada Radar Depok, Selasa (12/10).

Fitriawan menyebut, kegiatan tersebut juga mengedukasi para pelaku UMKM untuk segera mendaftarkan mereknya sehingga menjadi identitas resmi produk mereka. Sehingga, hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi.

“Dalam sosialiasi tersebut diajarkan juga cara penyelusuran merek, pendaftaran merek dan mencari kelas barangnya. Supaya tidak terjadi penjiplakan atau yang lainnya,” bebernya.

Sementara itu, pemateri acara dari Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkum dan HAM, Muammar Qaddafi mengungkapkan, untuk mendaftarkan sebuah merek, harus memerhatikan sejumlah poin.

Salah satunya adalah desain dari sebuah produk, elemen-elemen dasar sangat penting agar plagiarism tidak terjadi. Seperti bagaimana menampilkan merek secara grafis berupa gambar, huruf, kata, logo nama, angka, susunan warna, dalam bentuk dua dan/atau tiga dimensi, suara, hologram, atau kombinasi.

“Dari unsur tersebut untuk membedakan barang dan/atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan dan/atau jasa,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro