ibh ke kementan
PEMANFAATAN LAHAN : Wakil Walikota Depok, Imam Budi hartono bersama jajaran, saat melakukan audiensi dengan Kementerian Pertanian, di Jalan Margasatwa, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok sedang memperjuangkan aset milik Kementrian Pertanian (Kementan) di bidang Unit Balitro (Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat) seluas kurang lebih 1,5 hektar yang berada di Kota Depok. Hal ini untuk menjadi lahan pemanfaatan bagi Depok.

Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menjelaskan, diskusi ini sebagai permintaan Pemerintah Kota Depok untuk memanfaatkan lahan milik Kementan yang ada di Depok, dengan luas 1,5 hektar. Sebab ini akan sangat baik bila dimanfaatkan untuk warga.

“Mudah-mudahan bisa dihibahkan atau dikerjasamakan untuk kepentingan warga Kota Depok,” terang Imam usai melakukan lawatan ke Kementan.

Dirinya mengharapkan, ada hasil yang baik atas diskusi ini, sebab menurut informasi yang diterima sesuai evaluasi BPK dan KPK bahwa pemanfaatan tersebut dapat dilakukan dengan berkomunikasi dengan pihak terkait, yang dalam hal ini Kementan.

“Kita sangat berharap dihibahkan ya. Kita akan jaga dan membuat lahan tersebut bermanfaat serta produktif bagi masyarakat Depok. Jadi kita koordinasi ke Kementan. Insyaallah nanti akan di follow up dengan melihat eksisting kondisi disana,” ungkap IBH, sapaannya

Sementara, Kepala Biro Keuangan dan BMN (Barang Milik Negara) Kementan, Muchlis menambahakan, bahwa pertemuan ini akan menjadi perbincangan yang sangat baik. Sebab, pihaknya diminta penataan kembali aset kita, dengan Pemerintah Kabupaten atau Kota. Sehingga menggunakan pola kerjasama dengan pemerintah daerah dimana aset tersebut berada.

“Jelas kami mengapresiasi ini ya. Pola kerjasama memang lagi dimaksimalkan dalam merawat aset yang di daerah. Salah satunya seperti di Medan kemarin,” tambahnya.

Ia melanjutkan, terkait kerjasama, mulai dari model kerjasama penggunaan, sistem sewa ataupun pinjam pakai. Aturan yang dibuat sekarang sudah memungkinkan apapun pola pemanfaatannya.

“Prinsip kami juga mengharapkan BMN atau aset yang tercatat di kami lebih optimal dalam pemanfaatannya,” lanjut Muchlis.

Pemerintah yang hadir ke Kantor Kementan di Jalan Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Dihadiri juga, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Widyati, Sekdis DKP3 Ita Wilda, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Pertanian (Kabid KPP) Gunadi, Kepala Bidang Pengelolaan Aset pada Badan Keuangan Daerah Kota Depok Fadli, serta Kepala Sub Bidang Penatausahaan Aset Raden Agung Hilman Siroz. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro