kepala BKPSDM
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok, Novarita

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pendaftaran pengisian jabatan pada lima dinas atau badan strategis di Kota Depok, dibuka selama dua pekan. Sampai dengan hari kelima, Senin (4/10) belum ada satupun yang mencalonkan diri sebagai pimpinan tinggi pratama tersebut.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Depok, Novarita menjelaskan, sampai dengan hari ini sementara belum ada berkas yang masuk ke panitia seleksi (pansel). Padahal, pihaknya telah memberikan pengumuman pendaftaran melalui laman web https://bkpsdm.depok.go.id/?p=12211

“Sampai hari ini, ternyata belum ada yang mendaftar. Kemungkinan nanti dekat-dekat penutupan baru pada mengirimkan berkasnya,” ujarnya kepada Radar Depok, Senin (4/10).

Para ASN baik yang saat ini menjabat sebagai pejabat administrator maupun pejabat fungsional masih memiliki waktu sembilan hari lagi. Tak terkecuali, bagi PNS yang saat ini mengisi jabatan sebagai Pelaksana Tugas (PLT), juga bisa mengikuti seleksi.

“Waktunya masih lama. Jadi, belum bisa disimpulkan kalau (pendaftaran) sepi peminat,” bebernya.

Novarita menyebut, pansel selama 24 jam terus memantau jika ada pendaftar yang mengirimkan berkas. Menurutnya, para calon masih melengkapi berkas pendaftaran, sehingga belum bisa mengirim email ke sekretariat pansel.

“Surat lamaran dan berkas lainnya disampaikan ke sekretariat pansel di BKPSDM dalam bentuk pdf melalui email [email protected] paling lambat tanggal 13 Oktober pukul 24.00 WIB. Kami tunggu formulir dan berkasnya,” tuturnya.

Sebelumnya, pembukaan seleksi terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama tahun 2021 itu merupakan hasil rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Senin (20/9) dari KASN sudah turun rekomendasinya dan kami mengadakan rapat dengan pansel. Terkait dengan rapat pansel kita bahas soal pengumuman untuk ditayangkan di website BKPSDM,” katanya.

Untuk golongan Eselon III A sudah dua tahun, lalu bagi golongan Eselon III B tiga tahun. Jadi PNS yang ada di struktural maupun fungsional bisa dan ada syarat-syaratnya tersendiri.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Supian Suri mengatakan, penitia membuka seleksi untuk lima jabatan tinggi pratama. Pertama untuk Kepala Badan Kuangan Daerah (BKD), Kedua, Kepala Dinas Kesehatan.

Kemudian, posisi untuk Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), keempat, Kepala Dinas Perhubungan. Terakhir yaitu kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Sudah di share melalui web BKPSDM dan hari ini peserta bisa mengisi lampiran yang tersedia untuk mendaftarkan diri,” ujarnya.

Supian menyebut, untuk persyaratan umum, calon pimpinan tinggi pratama harus berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten atau Kota se-Jawa Barat. Berusia paling tinggi 56 tahun pada tanggal 31 Desember 2021.

“Lalu sehat jasmani dan rohani. Serta tidak dan/atau tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang maupun berat dalam kurun waktu lima tahun terakhir,” bebernya.

Bagi yang ingin mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama pendaftaran dan penerimaan berkas dimulai 30 September hingga 13 Oktober. Seleksi administrasi 14 Oktober, pengumuman hasil seleksi administrasi 15 Oktober.

“Selanjutnya ada uji kompetensi dilakukan pada 18 Oktober, pemeriksaan kesehatan dan MMPI-2 pada 20 sampai 21 Oktober. Penulisan makalah 3 November, wawancara 8-9 November, dan pengumuman hasil seleksi terbuka 15 November,” tutupnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro