persiapan skd
PERSIAPKAN : Jajaran laptop disiapkan guna menunjang pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN 2021, Kamis (1/10). DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – H-1 menjelang pelaksanaan Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN 2021 pada titik lokasi (tilok) Kota Depok, panitia telah melakukan sejumlah persiapan hingga mencapai 80 persen. Hanya tinggal penyelesaian pemasangan jaringan untuk 225 laptop.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Novarita mengatakan, persiapan yang telah selesai diantaranya penyediaan tenda dan kursi, tempat penyimpanan tas peserta, serta tenda steril peserta sebelum masuk ruangan. Serta beberapa fasilitas penunjang lainnya.

“Meja, kursi, laptop dan jaringan di ruang seleksi itu juga sudah selesai persiapannya,” ujarnya kepada Radar Depok, Jumat (1/10)

Novarita menyebut, penyediaan ruang transit, ruang registrasi, ruang seleksi juga telah selesai dikerjakan. Serta pengaturan mekanisme cek suhu tubuh peserta dan pengecekan berkas.

“Untuk kekurangannya akan diselesaikan hari ini, seperti penyelesaian pemasangan jaringan untuk 225 laptop,” bebernya.

Kemudian pada lokasi ujian, lanjut Novarita, bagi peserta ujian yang suhu badannya melebihi 37,3 derajat celcius. Turut disediakan dua ruangan khusus untuk ditempati delapan orang. Sebagai bentuk antisipasi untuk memisahkan peserta yang diduga mengalami gejala Covid-19.

“Ruangan tersebut dipakai jika peserta telah dilakukan pemeriksaan ulang suhu tubuhnya sebanyak dua kali namun tetap memiliki suhu tubuh diatas 37,3 derajat celcius, nanti akan ada rekomendasi dari tim kesehatan, bisa melanjutkan atau tidaknya mengikuti ujian,” katanya.

Novarita mengungkapkan, sebelum mengikuti ujian, para peserta diwajibkan mengisi Formulir Deklarasi Sehat. Lalu, formulir tersebut harus dibawa ke lokasi saat ujian.

“Peserta juga harus menunjukan hasil swab test RT PCR berlaku maksimal 2×24 jam dengan hasil negatif. Sementara hasil rapid test antigen berlalu 1×24 jam dengan hasil negatif,” ungkapnya.

Dikatakannya, peserta diwajibkan mengenakan masker yang menutupi hidung sampai dagu menggunakan masker tiga lapis dan ditambah masker kain di bagian luar. Jika peserta diantar, maka pengantar peserta seleksi harus berhenti di drop zone yang sudah ditentukan.

“Pengantar peserta seleksi juga dilarang menunggu atau berkumpul di sekitar lokasi seleksi. Peserta seleksi wajib diukur suhu tubuhnya,” katanya.

Selain itu, peserta juga tidak diperkenankan mampir ketempat lain sebelum ke tempat ujian. Kemudian, tetap memperhatikan jaga jarak minimal satu meter dengan orang lain.

“Tidak lupa selalu menjaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan memakai sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro