pria jago kentut

RADARDEPOK.COM – Seorang pria dibayar karena bisa membuat pertunjukan yang tidak biasa, yakni dengan kentutnya.

Melansir Oddity Central, pria bernama Paul Oldfield tersebut dikenal juga dengan nama Mr. Methane.

Paul Oldfield mulai menyadari bakat uniknya tersebut saat remaja. Kini, ia pun dibayar untuk kentut hingga bisa berkeliling dunia.

Paul bahkan berhasil memecahkan rekor dunia sebagai pemegang kentut terbanyak dalam waktu satu menit.

Bahkan, dirinya bisa memainkan lagu dengan menggunakan kentut serta melakukan berbagai trik lainnya.

Bakat kentut tersebut disadari Paul saat dirinya sedang melakukan olahraga yoga bersama saudarinya. Saat itu, Paul sadar ia bisa mengeluarkan kentut sesuka hati.

Setelah menyadari hal tersebut, Paul lantas menunjukkan bahwa dirinya bisa kentut sebanyak 20 kali dalam waktu kurang dari semenit.

Meski begitu, Paul tidak langsung menjadi Mr. Methane dan menunjukkan bakatnya untuk kentut di depan umum.

Sebaliknya, Paul sempat menjalani pelatihan untuk menjadi kondektur kereta. Namun, pada akhirnya ia memutuskan keluar dan masuk ke dunia hiburan.

Paul mulai menunjukan bakatnya di akhir 1980-an. Saat itu, ia melakukan pertunjukkan pembuka untuk penampilan band lokal.

Tidak hanya itu, ia juga sudah pernah melakukan parodi lagu-lagu musikal lewat kentut hingga tampil di acara seperti Britain’s Got Talent.

Menurtu dokter dari sebuah rumah sakit di Manchester, Paul memiliki bakat untuk ‘bernapas’ melalui lubang anus.

Selain itu, ia bisa mengubah nada dan suara kentutnya dengan cara menggerakkan bokong. Hal inilah yang membuatnya dapat memainkan lagu dengan kentut.

Pada 2018, Mr. Methane sempat menghubungi Guinness World Records untuk mencatat jumlah kentut terbanyak dalam satu menit.

Saat itu ia bertekad melakukan 50 kentut agar namanya tercatat dalam rekor dunia. Namun, pria ini malah sukses melakukan kentut hingga 86 kali.

Paul Oldfield juga mengungkap jika ia masih ingin memecahkan rekor dunia lagi. Pria ini berharap bisa melakukan 100 kentut dalam 1 menit saja. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya