underpass
DIBONGKAR : Sejumlah bangunan di pinggir Jalan Raya Kartini dan Margonda sedang dibongkar untuk pembangunan Underpass Dewi Sartika. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah terus menggeber progres pembangunan underpass guna mengurai kemacetan di Jalan Dewi Sartika, yang bersinggungan dengan perlintasan kereta api.

Kasi Administrasi Pertanahan, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok, Astri Susana mengatakan, progres pembangunan underpass Dewi Sartika saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Sekarang masih tahap pembebasan lahan,” kata Astri, Selasa (12/10).

Dia mengungkapkan, dari 78 bidang tanah yang akan dibebaskan Pemerintah Kota Depok untuk pembangunan underpass, 56 diantaranya sudah dibebaskan dan sedang dalam tahap pembongkaran bangunan.

Masih 22 bidang yang belum dibebaskan, sedangkan sisanya sudah dibebaskan dan sedang dibongkar mantan pemilik lahan masing-masing,” ucapnya.

Dia menjelaskan, untuk membebaskan lahan ini, Pemerintah Kota Depok menggelontorkan dana sebesar Rp. 189 Milyar. Sedangkan sisah anggaran tinggal Rp 28 Milyar untuk membiayai pembebasan 22 bidang tanah yang belum dibebaskan.

Kami juga masih menunggu sisah anggaran untuk pembebasan 22 bidan tanah lagi. Karena kan bertahap, karena sempat ada refocusing anggaran beberapa kali lantaran pandemi Covid-19,” bebernya.

Selain faktor anggaran, belum dibebaskanya 22 bidang tanah ini juga disebabkan faktor dari status bidang tanah yang beberapa di antaranya sudah diagunkan ke Bank. Maka itu pihaknya akan meminta bantuan Pengadilan Negeri Depok untuk membuat penetapan konsinyasi terkait permasalahan agunan antara pemilik bidang tanah yang akan dibebaskan dengan pihak Bank.

Ada sekitar delapan bidang tanah yang saat ini statusnya sebagai agunan di Bank. Kita menunggu penetapan konsinyasi dari Pengadilan Negeri Depok,” terangnya.

Meski demikian, dia menargetkan pembebasan lahan Underpass Dewi Sartika yang dimulai dari Dokter Bahar Dewi Sartika hingga Cafe Kopi Nako di Jalan Margonda dapat dirampungkan akhir Desember ini.

Untuk lokasi lahan semua berada di Kelurahan Depok, mulai dari Jalan Dewi Sartika, Jalan Kartini, dan sebagian di Margonda,” imbuhnya.

Ketika ditanya mengenai anggaran pembangunan underpass Dewi Sartika, Astri mengaku tidak mengetahuinya, lantaran pengerjaanya berada di Provinsi Jawa Barat. Kita hanya bertugas untuk membebaskan lahan, tapi kalau jadwal pembangunannya kemungkinan di Januari 2022,” tutupnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro