boks NPCI
BERLATIH : Seorang paralimpian NPCI Kota Depok saat berlatih tenis lapangan. ist

Sejak diresmikan pada tahun 2010 silam, National Paralimpyc Comite Indonesia (NPCI) Kota Depok sudah menyumbangkan beberapa prestasi membanggakan untuk Kota Depok.

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM, Ketua NPCI Depok, Puji Sumartono tidak ingat betul sejarah organisasi dan perkembangan NPCI. Akan tetapi, dia hanya mampu menjangkau memori sampai tahun 2015 silam.

Dalam kenangannya, di tahun tersebut beberapa kejuaraan pernah mereka ikuti. “Dari tahun 2015 ada tiga event Pekan Paralimpiade Daerah (Peparda), dan dua kali Pekan Paralimpiade Nasional (Perparnas),” ucapnya.

Perparda yang diikuti mulai dari Jawa Barat, dan Peroarnas yang diikuti diantaranya di Jawa Barat dan riau. “Dalam waktu dekat kami juga akan mengikuti Perparnas ke-3 di Papua,” tuturnya.

Dalam Perparda biasanya 12 cabang olahraga akan diikut sertakan, akan tetapi dalam Perparnas hanya cabang olahraga unggulan saja yang dimainkan.

“Pada Perparnas Riau saya lupa cabang olahraga apa saja yang ikut serta, kalau Jabar hanya Catur, sedangkan untuk ke Papua nanti, kami menurunkan dua tenis lapangan, satu menembak, dan satu catur, serta satu pelatih tembak, ” bebernya.

Sampai saat ini, beberapa cabang olahraga yang sudah menyumbangkan prestasu antara lain, satu perunggu di Perparnas 2016, dan empat emas dalam Perparda Jabar. “Untuk Perparnas Papua tahun ini, kami menargetkan dua emas, satu perak, dan dua perunggu,” demikian ungkap Puji. (*)