kopi atau teh

RADARDEPOK.COM – Saat pagi hari, sehat yang manakah, konsumsi racikan kopi atau seduhan teh? Sebagai catatan awal keduanya adalah minuman yang mengandung kafein.

Sudah tidak asing lagi, teh dan kopi selalu setia menemani ritual sarapan pagi masyarakat dunia. Dibuat dalam takaran hangat, keduanya sama-sama mengepulkan uang panas yang wanginya bisa membangunkan saraf-saraf.

Kopi dan teh adalah minuman stimulan yang bisa diracik dengan beragam cara. Ada yang menyukai kopi hitam, ada yang menyukai kopi dalam seduhan manis dengan tambahan susu juga zat gula.

Untuk teh pun demikian. Yang tidak menyukai teh tawar, bisa mencampurkannya dengan lemon, madu, krimer hingga susu.  Lantas, manakah yang lebih sehat dikonsumsi di pagi hari?

Kandungan dalam teh dan kopi

Teh dan kopi sama-sama mengandung banyak kafein. Jika dikonsumsi dalam takaran aman, kafein bisa melancarkan peredaran darah, membangunkan sistem saraf,  dan membuat lebih fokus.

Namun jika teh dan kopi dikonsumsi secara berlebihan, kafeinnya bisa menyeret kita ke berbagai sensasi tubuh yang tak nyaman.

Seperti keinginan untuk terus menerus berkemih, kegelisahan, tremor atau tangan gemetar, jantung berdebar-debar hingga perut begah.

Agar tidak merasakan efek overdosis, sebaiknya kita tidak mengonsumsi kopi dan teh lebih dari takaran 400 mg per hari. Takaran tersebut kira-kira hampir sama dengan 4 hingga 5 gelas cangkir espresso yang ada di kafe-kafe.

Mana yang lebih sehat? Kopi dan teh sama-sama memiliki sisi plus dan negatif sendiri-sendiri.

The US Food and Drugs Administration atau FDA mengatakan, plus minus dari kedua minuman ini terletak pada takaran dan bahan pendamping yang kita tambahkan ke dalam cangkir.

Benang merahnya, baik mengonsumsi teh maupun kopi untuk teman makan pagi, akan lebih sehat jika Anda menyesapnya tanpa kandungan susu dan zat gula berlebih.

Kopi memiliki citarasa yang pahit, sehingga kebanyakan orang akan menambahkan zat gula terlalu banyak ke dalam seduhan kopinya.

Tanpa mereka sadari, kandungan glukosa di dalam kopi ini sangat berlebih sehingga bisa membahayakan mereka yang sudah tinggi kadar gula dalam darahnya.

Nah untuk Anda yang tak begitu tahan terhadap kafein dan memiliki saluran pencernaan yang sensitif, memang lebih baik memilih teh dari pada kopi.

Meski mengandung kafein, namun kandungan kafein dalam teh hitam jauh lebih rendah dari pada kandungan kafein pada kopi hitam. Pertimbangan selanjutnya bisa dititikberatkan pada kandungan nutrisi yang ada pada keduanya.

Kopi mengandung senyawa yang bisa meningkatkan metabolisme, membuat saraf dan otak bekerja lebih maksimal sehingga kantuk hilang dan Anda bisa lebih fokus.

Sedangkan teh mengandung senyawa antioksidan yang bisa menurunkan tekanan darah dan menenangkan saraf.

Jadi ketika di pagi hari Anda sangat mengantuk dan butuh tendangan semangat, lebih baik memilih secangkir kopi pagi.

Namun jika di pagi hari Anda terbangun dengan mood buruk selepas semalaman berkonflik dengan pasangan, sesaplah secangkir teh hangat yang menangkan saraf. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya