pon bola
KALAH : Penyerang Tim sepak bola Papua Marsela Awi(Tengah) berusaha meloloskan diri dari kawalan dua pemain Tim Putri Jawa Barat di Stadiun Katalpal Merauke.Kamis 07 Oktober 2021. ( Foto : PB PON XX Papua )

RADARDEPOK.COM – Tiga atlet di Cabang olahraga (Cabor) yang diwakili Kota Depok belum beruntung menambah medali buat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Kamis (7/10),  Cabor Aeromodelling kalah atas Jawa Timur yang meraih juara satu dan dua, lalu DKI Jakarta yang merebut juara tiga. Atlet aeromodeling asal Depok, Rama Tulong menempati peringkat ke empat. Dan dua pemain Sepak Bola Putri Jabar : Pani Tri Oktavianti dan Nurhalimah kalah dengan Papua.

Cabang olahraga Aeromodelling sudah memulai pertandingan sejak Rabu (6/10) di Lapangan SP 5-Jl Poros SP 5 dan Stadion Sepak Bola Wanita Imipi SP1, Kabupaten Mimika, Papua.  Pertandingansudah masuk dalam babak penyisihan empat ronde, dan diambil sembilan pemain yang terpilih jadi finalis. Kemudian pertandingan lanjut pada Kamis (7/10), final dua ronde yang menentukan poin untuk mengetahui pemenang.

Rama Tulong turun di dua nomor yakni F3J Glider dan F3R Plyon Race. Final tadi terdiri dari dua ronde yang nilainya akan di tambah antara ronde satu dan dua. Pada saat bertanding di ronde satu, Rama mengaku memiliki saingan yang ketat sehingga membuatnya berada di urutan terakhir dari sembilan peserta. Selain itu, keadaan cuaca di lapangan berawan hal tersebut cukup menyulitkan untuk membaca posisi thermal (Panas udara), yang di pergunakan untuk pesawat glider (F3J). Apalagi, mempertahankan ketinggian pesawat dan juga arah angin yang berubah cukup cepat, pada saat ronde pertama di final F3J glider.

Pada ronde kedua, Rama berhasil mendapat poin yang cukup bagus untuk mengalahkan semua kompetitor hingga dirinya menduduki urutan pertama di ronde ke dua. Namun, Setelah di kalkulasi poin ronde satu dan dua membawakan hasil untuk Rama menduduki posisi ke 4.

“Saya sudah berusaha dalam pertandingan ini, karena dari babak penyisihan 4 ronde pertama untuk poin yang saya kumpul kan sudah cukup bagus sampai masuk ke final,” ujar Atlet Aeromodelling asal Depok, Rama Tulong kepada Harian Radar Depok (7/10).

Rama mengungkapkan, adanya kekhawatiran terhadap kompetitor lain setelah melewati empat ronde babak penyisihan, karena menurutnya faktor keberuntungan yang membuat hasil akhir menjadi tidak maksimal.

“Sebenarnya ada sedikit ke khawatiran terhadap kompetitor lain setelah melewati empat ronde babak penyisihan. Tetapi tidak terlalu berpengaruh terhadap diri saya. Memang faktor keberuntungan saja yang membuat hasil akhir dari pertandingan F3J tidak maksimal. Karena prestasi yang saya capai di tiap ronde sudah cukup baik kecuali pada saat ronde satu final F3J,” ungkapnya.

Sementara itu, Cabang Olahraga Sepak Bola Putri juga belum beruntung dalam melawan Papua, di Stadion Katalpal Merauke, Kamis (7/10). Pemain sepakbola Papua langsung bergerak lincah saat peluit dibunyikan dan menyerang pertahanan tim dari Jawa Barat (Jabar).

Saat menit kelima, penyerang dari Papua, Marsella Yuliana Awi melakukan aksi individu yang mengancam pertahanan Jawa Barat, tetapi gagal mencetak gol. Lalu tim Jawa Barat melakukan serangan ke jantung pertahanan Papua melalui sepakan Hanipa Halimatusyaidah yang sayang melambung tipis di atas mistar gawang Papua yang dikawal Agustina Kwano.

Pada menit ke-37 Papua kembali mengancam lewat sepakan keras dari luar kotak pinalti, yang dilepaskan Liza Armanita Madjar. Namun penjaga gawang Jabar Diyana Herliana bermain gemilang dengan menangkap bola ini.

Babak pertama pun berakhir 1-0 untuk Papua. Pada babak kedua Jawa Barat berusaha menyamakan kedudukan pada menit ke-54 melalui sepekan dari luar kotak penalti yang dilepaskan Mila Nur Kamila. Namun, masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Papua. Jawa Barat kembali mengancam pada menit ke-71, sebaliknya Papua membalas pada menit  ke-74 melalui sepakan jarak jauh Feni Binsbarek namun masih jauh dari sasaran.

Menanggapi kedua cabor yang belum beruntung mendapatkan medali, Ketua Humas KONI Kota Depok,  Muhammad Abdul Aziz Al Faruqi menambahkan, para atlet sudah semaksimal mungkin dalam menjalankan pertandingannya dan mereka juga sudah berusaha mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Tentunya pemain sudah berusaha keras karena saya tahu, para atlet sudah berlatih semaksimal mungkin untuk menghadapi pertandingan ini,” tandasnya.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar