kebiasaan cuci tangan
BERSIH : Sejumlah siswa menerapkan cuci tangan pakai sabun, di SDN Depok 1, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Senin (18/10). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok mengajak para pelajar untuk mencuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam bentuk gerakan masyarakat (germas). Sehingga dapat menjadi suatu kebiasaan sampai dewasa agar terus melaksanakan kebersihan di lingkungan masing-masing.

Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Etty Maryati Salim mengungkapkan penanaman kebiasaan sejak dini CTPS sangat penting dilakukan. Agar budaya kebersihan diri terus diterapkan.

“Manfaatnya dari sisi kebersihan pribadi, jauh dari penyakit. Harapannya mereka terus paham dari anak sampai dewasa kita terus melaksanakan kebersihan di lingkungan kita masing-masing,” terangnya kepada Radar Depok, Senin (18/10).

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hari cuci tangan pakai sabun sedunia yang jatuh pada 15 Oktober. Sejumlah sekolah turut dilibatkan guna mengedukasi para pelajar pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah pandemi Covid-19.

“Kami melakukan peringatannya di 11 titik dengan maksud menyosialisasikan cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Karena memang sangat diperlukan dalam rangka menjaga kesehatan diri, kesehatan keluarga dan kesehatan masyarakat,” ujarnya

Pada momen tersebut, sebanyak 30 orang dari unsur pelajar, tenaga pendidik, serta masyarakat dilibatkan. Disamping menggelar sosialisasi, peserta yang hadir diharuskan mengikuti swab antigen acak.

“Tes antigen ini dilakukan secara berkala kepada sekolah-sekolah untuk seluruh siswa didalamnya. Nanti dilihat kita mengambil kebijakan mudah mudahan sehat semuanya dengan test antigen ini,” bebernya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya