NIK vaksin
DIDATA : salah satu warga Kecamatan Sukmajaya usai divaksinasi dan menunggu cetak kartu vaksin beberapa waktu lalu. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok secara masif terus membantu masyarakat yang memiliki permasalahan NIK pada kartu vaksinasi. Terdapat dua kasus yang bisa diselesaikan dengan cara berbeda.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti mengatakan, setiap hari, pihaknya melayani ratusan masyarakat yang mengalami permasalahan NIK di kartu vaksin. Untuk itu, sesuai Direktorat Jendral (Ditjen) Dukcapil, Kemendagri RI, pihaknya turut berkontribusi mengentaskannya.

“Kami berkomitmen membantu masyarakat terkait administrasi kependudukan (adminduk), salah satunya memperbaiki NIK yang bermasalah pada kartu vaksin. Masyarakat yang ke kantor terkait NIK dipakai orang lain bisa 50-80 orang per hari,” ujarnya kepada Radar Depok, Rabu (6/10).

Nuraeni menyebut, terdapat dua persoalan mengenai kekeliruan NIK pada kartu vaksin. Pertama, NIK yang tidak terbaca akan dilakukan konsolidasi untuk nantinya diajukan perbaruan ke Ditjen Dukcapil.

“Untuk permasalahan pertama, silakan laporkan NIK melalui layanan Whatsapp di nomer 0811-1158-676. Semua aduan akan kami lakukan konsolidasi ke Ditjen Dukcapil, Kemendagri RI. Lakukan cek kembali setelah 3×24 jam ke instansi tujuan,” bebernya.

Selanjutnya, kedua adalah jika NIK digunakan orang lain, baik keteledoran kesalahan input saat awal vaksin sehingga menarik data orang lain. Maka, masyarakat dapat melaporkannya ke nomer 119.

Terpisah, Dirjen Dukcapil Kemendagri RI, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan masyarakat tak perlu khawatir jika NIK nya dipakai orang lain pada kartu vaksin. Pemerintah akan berkomitmen menyelesaikan seluruh permasalahan itu. “Hubungi call center, lalu petugas akan memandu masyarakat sampai permasalahan bisa selesai,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro