fakta tentang bahasa indonesia

RADARDEPOK.COM – Walaupun jadi bahasa resmi, Bahasa Indonesia kini semakin terpinggirkan. Misalnya, saat sekolah kerap nilai mata pelajaran Bahasa Inggris lebih baik ketimbang nilai Bahasa Indonesia.

Selain hal itu, masih banyak lagi fakta unik seputar Bahasa Indonesia. Salah satunya adalah Bahasa Indonesia jadi salah satu bahasa dengan penutur terbanyak di dunia.

Ternyata banyak juga fakta-fakta seputar Bahasa Indonesia yang masih jarang diketahui oleh kita sendiri, masyarakat Indonesia.

Fakta menarik Bahasa Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Urutan 9 Bahasa Paling Banyak Digunakan di Dunia

Sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, Bahasa Indonesia ternyata menjadi urutan 9 sebagai bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.

Diketahui sedikitnya ada 45 negara yang mengajarkan Bahasa Indonesia di wilayahnya, seperti Australia, Amerika Serikat, Kanada, Vietnam, dan lainnya.

Bahkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa paling populer keempat di Australia.

Ini karena ada 500 sekolah yang menjadikan Bahasa Indonesia sebagai mata pelajaran wajib di sana. Tidak sedikit pula anak-anak kelas 6 SD di Australia sudah banyak yang mahir berbahasa Indonesia.

Beberapa negara juga kini sudah membuka jurusan Bahasa Indonesia, mengingat semakin populernya Bahasa Indonesia di mata dunia.

2. Bahasa Resmi Kedua di Vietnam

Pada Desember 2007, pemerintah daerah Ho Chi Minh City, Vietnam mengumumkan bahwa Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi kedua di sana. Di Vietnam, kedudukan dan penggunaan Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis, dan Jepang.

Setelah Pemerintah Daerah Ho Chi Minh City, Vietnam, mengeluarkan kebijakan tersebut, beberapa universitas di Vietnam akhirnya membuka program studi Bahasa Indonesia.

Salah satunya Universitas Hong Bang, Universitas Nasional HCMC, dan Universitas Sosial dan Humaniora Vietnam.

Hal tersebut dilakukan karena para pemuda Vietnam melihat adanya kemungkinan semakin eratnya hubungan bilateral kedua negara yang sama-sama menjadi negara berpenduduk terbesar di ASEAN.

3. Termasuk 10 Besar Bahasa Tersulit Dikenal

Penelitian di London School of Science and Technology, yang dipimpin oleh Hedvig Skirgard, pernah membahas tentang kualitas rekaman audio untuk menebak bahasa yang digunakan oleh seseorang.

Menariknya, hasil dari penelitian tersebut ternyata Bahasa Indonesia masuk dalam peringkat 10 sebagai bahasa yang paling sulit dikenali lewat rekaman audio itu.

Salah satu alasannya adalah karena logat Bahasa Indonesia yang cenderung lurus dan terkesan tidak memiliki irama dalam pengucapannya.

4. Bahasa Terbanyak Digunakan di Wikipedia dan WordPress

Pakar Bahasa Indonesia serta Wikipediawan, Ivan Lanin, pernah mengungkapkan bahwa Wikipedia Indonesia kini berada di peringkat 26 dari 250 Wikipedia berbahasa asing di dunia.

Sedangkan di tingkat Asia, Wikipedia Bahasa Indonesia menduduki peringkat ke-3 setelah Jepang dan Mandarin.

Selain itu, WordPress juga mencatat bahwa Bahasa Indonesia menjadi bahasa ketiga terbanyak yang digunakan dalam tayangan artikel blog di WordPress, setelah bahasa Inggris dan Spanyol.

Sedikitnya ada sekitar 1,7 juta situs yang menggunakan platform WordPress berbahasa Indonesia dengan rata-rata pengakses mencapai 200 juta per bulan.

5.  Penutur Bahasa Indonesia Memiliki Lidah Paling Fleksibel

Fakta menarik Bahasa Indonesia selanjutnya ialah penuturnya yang dinilai punya kecenderungan lidah yang lebih fleksibel. Salah satunya karena logat dan bunyi penutur Bahasa Indonesia yang terdengar beragam.

Hal ini yang menjadi dasar bahwa sebenarnya orang Indonesia akan lebih mudah mempelajari dan berkomunikasi menggunakan bahasa asing, termasuk mengikuti logat bahasa asingnya tanpa harus membawa logat asli Indonesia.

Contoh yang paling sederhana adalah ketika penutur Bahasa Indonesia sedang berbicara bahasa Inggris maka tidak akan terlihat logat ‘Bahasa Indonesia’nya.

Coba bandingkan dengan orang India, Tiongkok, Jepang, dan Malaysia yang sangat kental dengan dialek kebangsaan mereka sendiri. (rd/net)

Editor : Pebri Mulya