ilustrasi uang koin

RADARDEPOK.COM – Kondisi upah minimum di Indonesia terlalu tinggi sehingga sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya. Oleh karena itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah beranggapan bisa berdampak negatif terhadap implementasinya di lapangan.

“Kondisi upah minimum yang terlalu tinggi menyebabkan sebagian besar pengusaha tidak mampu menjangkaunya dan akan berdampak negatif terhadap implementasinya di lapangan,” ungkap Ida.

Tingginya upah minimum ini menurut Ida dapat dilihat dari metode Kaitz Index. Metode ini sudah digunakan dunia internasional untuk mengukur tinggi rendahnya upah minimum di suatu wilayah.

Cara perhitungannya yaitu dengan membandingkan besaran upah minimum yang berlaku dengan median upahnya. Median upah adalah nilai tengah antara upah tertinggi dan terendah di suatu wilayah. Nah kenyataannya, menurut Ida, besaran upah minimum di seluruh wilayah di Indonesia sudah melebihi median upahnya.

“Indonesia menjadi satu-satunya negara dengan Kaitz Index lebih besar dari 1, di mana idealnya berada pada kisaran 0,4 sampai dengan 0,6,” ungkap Ida.

Ada 10 negara yang memberi pekerjanya dengan gaji terbesar di dunia dlansir dari CareerAddict :

  1. Luksemburg

Luksemburg merupakan negara kecil dengan populasi 632.000 yang terletak di Eropa Barat. Meskipun kecil, Luksemberg merupakan salah satu negara terkaya dan dengan bayaran tertinggi di dunia.

Baca Juga : https://www.radardepok.com/2021/11/selamat-tinggal-polsek-sawangan-selamat-datang-polsek-bojongsari/

Luksemburg berbatasan darat dengan tiga negara, yaitu Prancis, Jerman, dan Belgia. Pendapatan tahunan rata-rata pekerjanya mencapai US$ 68.681 atau setara Rp 977,3 juta (kurs Rp 14.230) per tahun.

Industri teratas di negara ini yaitu perbankan dan layanan keuangan, layanan real estat, konstruksi, baja, logam, kaca, aluminium, teknologi informasi, telekomunikasi, teknik, transportasi kargo, bahan kimia, bioteknologi, pariwisata.

  1. Islandia

Islandia juga merupakan negara terkecil dengan populasi hanya 350.000, tetapi juga salah satu negara termahal di dunia. Sebagian besar negara ini tidak berkembang karena cuaca yang sangat dingin, tetapi memiliki industri pariwisata yang berkembang karena keindahan alamnya.

Pendapatan rata-rata pekerjanya mencapai US$ 68.006 atau setara Rp 967,7 juta per tahun, sehingga menduduki posisi kedua sebagai negara dengan gaji terbesar di dunia. Industri yang paling penting bagi perekonomiannya terdiri dari pariwisata, perikanan, tenaga air dan pertambangan.

  1. Swiss

Swiss, dengan populasi 8,3 juta orang menjadi negara makmur dan bersemangat menawarkan gaji tertinggi di dunia kepada rakyatnya. Rata-rata pekerja menghasilkan pendapatan US$ 66.567 atau setara Rp 947,2 juta per tahun.

Swiss menjadi negara yang unggul di banyak bidang termasuk keuangan, perbankan, cokelat, elektronik, farmasi, jam tangan, dan pariwisata. Banyak perusahaan multinasional top dunia memiliki kantor pusat di Swiss.

  1. Amerika Serikat (AS)

AS menjadi negara dengan ekonomi yang sangat maju dan beragam. Negara ini mandiri di banyak bidang dan memainkan peran penting di kancah Internasional di berbagai sektor.

Pekerjaan relatif mudah ditemukan di AS, asalkan warga negara asli atau paling tidak memiliki visa kerja yang sesuai. Rata-rata pekerjanya digaji US$ 65.836 atau setara Rp 936,8 juta per tahun.

  1. Denmark

Denmark menjadi salah satu negara dengan gaji terbesar di dunia yang rata-rata mencapai US$ 57.150 atau setara Rp 813,2 juta per tahun. Pendapatan yang tinggi itu dibarengi dengan standar hidup yang sangat tinggi.

Baca Juga : https://www.radardepok.com/2021/11/raket-nyamuk-gampang-rusak-kenapa/

Denmark memiliki serikat pekerja yang kuat, yang menjamin hak-hak karyawan dan upah yang adil. Industri Denmark berfokus terutama pada pertambangan, logam, makanan dan minuman, transportasi, furniture, pembuatan kapal, dan obat-obatan. Negara ini relatif kecil, dan jumlah pekerjaan yang tersedia juga terbatas.

  1. Belanda

Belanda masuk salah satu negara dengan gaji tertinggi di dunia yang rata-rata besarannya US$ 56.552 atau setara Rp 804,7 juta per tahun. Banyak survei menunjukkan bahwa orang Belanda puas dengan kehidupan mereka karena sistem perawatan kesehatan dan sekolah yang sangat baik.

Secara keseluruhan, Belanda memiliki industri pertanian dan perikanan yang luar biasa, industri teknik listrik dan mesin yang canggih, termasuk farmasi, pariwisata, dan mikroelektronika.

  1. Jerman

Jerman memiliki ekonomi terbesar di Eropa serta menjadi salah satu negara paling maju dan terkaya di dunia. Hal itu membuat rata-rata pekerjanya digaji US$ 56.368 atau setara Rp 802,1 juta per tahun.

Jerman memiliki daftar beragam industri menguntungkan yang penting bagi perekonomian nasional seperti farmasi, perawatan kesehatan, manufaktur, pariwisata, transportasi, dan pertanian. Ada banyak pekerjaan di beberapa sektor karena negara ini cukup besar.

  1. Belgia

Belgia berada di posisi delapan dengan negara yang memiliki gaji tertinggi di dunia. Rata-rata pekerjanya memiliki gaji tahunan sebesar US$ 55.590 atau setara Rp 791 juta per tahun.

Di samping gaji yang besar, Belgia juga dikenal dengan standar hidup dan pendidikan yang tinggi. Negara ini paling terkenal dengan bir, cokelat, transportasi, teknik, perakitan mobil, instrumen ilmiah, tekstil, dan pariwisata.

  1. Australia

Australia terkenal dengan gaji terbesar di mana rata-rata pendapatan pekerjanya US$ 54.401 atau setara Rp 774,1 juta per tahun. Negara ini memiliki industri pariwisata yang ramai, jasa keuangan, baja dan peralatan industri, serta pertambangan yang berkembang dengan baik.

Australia juga memiliki aturan imigrasi yang cukup ketat dan hanya menerima pekerja terampil ke negara tersebut.

  1. Norwegia

Norwegia adalah salah satu tempat termahal di dunia dan menurut Bank Dunia, masyarakat di negara ini memiliki pendapatan per kapita tertinggi keempat di dunia. Rata-rata pekerjanya memiliki pendapatan dengan gaji US$ 54.027 atau setara Rp 768,8 juta per tahun.

Negara ini memiliki industri gas dan minyak bumi yang berkembang pesat. Norwegia juga merupakan pengekspor ikan, kayu, tekstil, dan akuakultur yang terkenal. Selain memiliki tingkat kejahatan yang sangat rendah, orang Norwegia juga dinilai sebagai salah satu orang paling bahagia di dunia. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya