imunisasi
SEHAT : PJ Imunisasi Puskesmas Sukmajaya, Risna sedang menyuntik salah satu murid yang didampingi oleh guru di SDN Sukmajaya 1. DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Selama November sampai Desember 2021, Dinas Kesehatan Kota Depok menggelar kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Targetnya, adalah 100.719 siswa yang akan diberikan imunisasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Depok, Umi Zakiati menjelaskan, sebagai kegiatan pemberian imunisasi rutin lanjutan. Program BIAS akan menyasar anak usia sekolah kelas I, II, dan V SD/MI sederajat.

Kegiatan ini rutin dilakukan untuk memberikan imunisasi lanjutan demi mencegah terjadinya kejadian luar biasa penyakit kepada anak,” katanya, Rabu (3/11).

Umi menyebut, jenis imunisasi yang diberikan ke setiap jenjang berbeda-beda. Contohnya, untuk sasaran kelas I, diberikan measles rubella (MR) dan difteri tetanus (DT) bagi 32.724 anak-anak.

“Kemudian, kelas II dengan sasaran 33.839 anak dan kelas V sasarannya 34.156 anak, diberikan imunisasi tetanus difteri (Td),” bebernya.

Dia mengungkapkan, jika terdapat siswa yang sakit ketika imunisasi hendak diberikan, maka akan ditunda hingga keadaan sembuh. Selain itu membuat perjanjian kedatangan dengan petugas untuk imunisasi BIAS di puskesmas.

Imunisasi akan ditunda jika anak mengalami sakit demam, batuk, pilek, atau diare. Lalu, anak dengan status suspek, probable, serta kasus konfirmasi imunisasi harus ditunda sampai anak tersebut dinyatakan sembuh,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala UPTD Puskesmas Cilodong, Dharmaningsih menerangkan, terkait BIAS akan menyasar sejumlah sekolah yang berada di wilayah kerjanya yakni Kelurahan Cilodong dan Kelurahan Kalibaru. Sedikitnya, terdapat 15 sekolah SD di sana.

“Untuk sasaran jumlah sisea akan dikoordinasikan lagi dengan sekolah terkait. Tujuannya sama dengan vaksinasi pada umumnya, memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu sesuai jenis vaksin,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro