kabid bkd
Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza

RADARDEPOK.COM – Wajib pajak (WP) Kota Depok kembali diingatkan kewajibannya membayar Pajak Bumi dan Bagunan (PBB). Apalagi, dipastikan tahun depan program pemutihan PBB dan jatuh tempo sampai 31 Desember akan ditiadakan. Jadi, di 2022 kembali normal jatuh temponya sampai 31 Agustus. Hingga Minggu (7/11), sudah ada tiga kecamatan yang melampaui target yang ditetapkan.

Kepala Bidang Pajak Daerah II BKD Kota Depok, Muhammad Reza mengungkapkan, masih tersisa dua bulan kurang lagi bagi WP dalam membayar PBB. Berdasarkan data yang masuk sampai 31 Oktober 2021. Ada tiga kecamatan yang realisasinya melebih target. Pertama, Kecamatan Tapos.

Dari target  SPPT 86.723 sebesar Rp34.066.835.457 yang sudah terialisasi Rp38.914.005.252 atau 114 persen. Kedua, Kecamatan Cimanggis, dari target  SPPT 63.438 sebesar Rp42.262.210.117 yang sudah terialisasi Rp44.714.488.437 atau 105 persen. Dan ketiga Kecamatan Sukmajaya, dari target  SPPT 66.853 sebesar Rp21.823.901.491 yang sudah terialisasi Rp22.864.218.865 atau 104 persen. “Dengan waktu yang tersisa saya yakin target bisa tercapai,” ujar Reza kepada Harian Radar Depok, Minggu (7/11).

Menurutnya, realisasi PBB paling rendah di Kecamatan Cipayung. Dari target SPPT 51.843 sebesar Rp7.836.194.777 yang teralisasi baru Rp5.193.013.019 atau 66 persen. Cipayung jauh paling rendah ketimbang dari 10 kecamatan lainnya. Di atas Cipayung ada Kecamatan Beji. Dari target SPPT 58.663 sebesar Rp35.649.806.082 yang teralisasi Rp30.043.187.578 atau 84 persen.

“Saya meminta bantuan pak lurah dan pak camat bersama-sama menyosialisasikan adanya perpanjangan jatum tempo pembayaran PBB. Pajak yang dibayarkan sangat berarti buat pembangunan Kota Depok,” tegasnya.

Di 2022, kata Reza, program pemutihan dan jatuh tempo sampai 31 Desember akan dihapus atau ditiadakan. Hal ini mengingat perekonomian lambat laun sudah kembali normal. Jadi, tahun ini bisa dimanfaatkan benar-benar dalam membayar pajak. Apalagi, bila ada tunggakan bisa menggunakan program pemutihan. “Ayo manfaatkan sisa waktu yang ada. Pembayaran bisa dimana saja yang sudah kerjasama dengan Badan Keuangan Daerah (BKD) Depok,” tegasnya.

Terpisah, Camat Cinere, Mangnguluang Mansur mengatakan, jika melihat data Cinere tinggal menyisakan 7 persen lagi dari target. Artinya, kii sudah 93 persen. Dengan waktu yang masih dua bulan kurang lagi, dia merasa yalin capaian PBB bisa tercapai yang jumlah targetnya Rp30.058.620.763. “Kami yakin realisasi PBB bisa tercapai sampai batas waktu yang sudah ditentukan,” singkatnya.(van/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar