heritage depok lama
KUNJUNGI: Duta Besar Belanda, Lambert Grijns saat menyambangi Taman Makam Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC), Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (11/11). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Kawasan Depok Lama, Kecamatan Pancoranmas Kota Depok yang digadang-gadang bakal jadi objek wisata bakal segera terwujud. Kamis (11/11), Duta Besar Belanda, pemerintah kota (Pemkot) Depok, Fakultas Teknik (FT) UI, dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) mulai kepo-in sejumlah lokasi bernilai sejarah. Jadi, kawasan tersebut bakal disulap jadi Heritage Depok Lama.

Duta Besar Belanda, Lambert Grijns mengatakan, meski ini merupakan kali pertama mengunjungi Kota Depok. Pihaknya memiliki ketertarikan atas sejumlah peninggalan sejarah di kawasan Depok Lama. Salah satunya adalah Belanda Depok dan generasi ke-10 Cornelies Chastelein.

“Penelitian dan knowledge kebudayaan, koneksi orang sini dan belanda. Ada banyak pengetahun di Belanda tentang Depok. Ini istimewa sekali,” ujarnya kepada Harian Radar Depok saat ditemui di Kafe Artivator, Jalan Pemuda, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Kamis (11/11).

Dia mengapresiasi, langkah dari Pemerintah Kota Depok yang memiliki inisiasi dalam pengembangan kawasan warisan budaya Belanda. Hal inilah membuat kedubes dan stakeholder ingin menjalin kerjasama. “Jadi melihat ini kami tertarik apa yang terjadi di sini, bagaimana dari pihak walikota mau melakukan ini. Kami mengucapkan terima kasih. Ternyata ada peluang, usaha untuk membangunkan Depok Lama dari Kedutaan Belanda,” bebernya.

Grinjs menerangkan, arsitektur gedung dan bangunan di wilayah Depok Lama diubah menjadi nuansa bersejarah. Maka, di era mendatang, akan lebih banyak turis yang mau mengunjungi Kota Depok.

“Saya pikir penting sekali bagi pemerintahan Depok. Orang Belanda suka sekali dengan arsitektur lama. Kalau ada kesempatan untuk memperbaiki atau merestorasi gedung-gedung disini, pasti di masa depan akan banyak turis yang mau mengunjungi Depok,” ucapnya.

Rencananya, proyek pengembangan ini akan disingkronisasi dengan program cultural heritage milik lembaga kebudayaan di bawah kedutaan Belanda, Eerasmus Huis. Menurutnya, terdapat dua manfaat yang akan dirasakan masyarakat Kota Depok dengan adanya Kawasan Bersejarah Depok Lama. Pertama, masyarakat dapat lebih mengenal asal usulnya.

“Biar masyarakat Depok bangga, karena ini tempat khusus bila dilihat dari sisi sejarah. Ini komunitas yang kuat sekali,” katanya.

Kedua, bisa menjadi magnet bagi dunia untuk menarik turis mancanegara dalam jangka waktu yang lama. Lantaran proyek pengembangan ini masih dalam proses perencanaan, pihaknya belum dapat memastikan bentuk kontribusi apa yang akan diberikan Kedutaan Belanda.

“Saat ini belum berbicara tentang uang. Mungkin kita bisa kerjasama di bidang penelitian, kebudayaan atau koneksi antar orang sini dan Belanda,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Dekan FT UI, Prof. Hendri D S Boediono menuturkan, pihaknya melalui Departemen Arsitektur turut berkontribusi dalam penelusuran sejarah. Setidaknya, Tahun depan, pengembangan kawasan budaya tersebut sudah mulai direalisasikan.

“Harusnya 27 april 2022 ini sudah ada action nyata, entah itu dalam peletakan batu pertama syukur-syukur sudah mulai pembangunan. Karena memang dibutuhkan support dari stakeholders lain khususnya adalah Kedubes Belanda,” tuturnya.

Hendri mengatakan, kawasan bersejarah Depok Lama nantinya terletak di Kecamatan Pancoranmas, mulai dari Jalan Pemuda, sampai Stasiun Depok Lama. Selain itu, dalam kawasan tersebut nantinya turut dibangun pula museum dan tempat hiburan. Dia memberi masukan agar pengunjung tidak membawa kendaraan baik roda dua ataupun roda empat ketika berwisata.

“Kawasan ini dipilih karena memang itu yang didaftarkan Pemkot Depok menjadi daerah cagar budaya. Memang di Jalan Pemuda harusnya gak ada mobil, jadi kita jalan kaki. Mungkin ada tempat hiburan, tapi tidak melupakan ada sejarah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata), Dadan Rustandi menegaskan, ini bentuk perhatian Pemkot Depok terhadap kebudayaan dan peninggalan sejarah. Rencana pembangunan kawasan Heritage Depok Lama sedang berjalan.

“Pembangunan kawasan Heritage Depok Lama ini perlu dikaji. Untuk itu, Pemkot Depok akan terus berkolaborasi bersama Kedubes Belanda, UI, dan tentunya dengan media untuk mengangkat Depok bisa menjadi bagus. Dan bisa dikenal nah itulah yang sedang kita galakkan,” tegasnya.

Menurutnya, tidak mudah mengubah suatu kawasan. Maka dari itu, perlu dikaji terlebih dahulu dan perlu ada sosialisasi juga ke warga yang ada di kawasan tersebut. “Agar rencana pembangunan kawasan Heritage Depok Lama dapat terlaksana. Nantinya kita akan kerja sama juga dengan pemerintah pusat,” tandasnya. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar