smpn 2 depok
HENING : Suasana aktifitas SMP Negeri 2 Depok yang tampak sepi usai seorang siswa dinyatakan positif covid 19 pada selasa lalu sehingga swab PCR pada 50 orang penghuni sekolah, Rabu (3/11). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Buntut dari siswa terpapar Covid-19 di SMPN2 Depok, Selasa (2/11). Rencananya, Kamis (4/11), seluruh penghuni sekolah akan menjalani tes PCR.

Hal ini dinyatakan langsung Tata Usaha SMPN 2 Depok, Rizal, saat dimintai keterangan di sekolah, Jalan Bangau Raya, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas.

“Besok (Kamis) ada tindak lanjut lagi. Akan dites PCR semuanya. Melanjutkan yang sudah di tes hari ini,” katanya kepada Radar Depok, Rabu (3/11).

Namun dirinya tidak mengetahui secara terperinci berapa orang yang akan menjalani tes. Maish menunggu instruksi dari Satgas Covid-19 serta Dinas Kesehatan Kota Depok.

Rizal menyatakan, siswa yang terpapar diketahui setelah melakukan uji swab PCR bersama keluarganya. Lalu pihak sekolah diberikan informasi bahwa siswa tersebut dinyatakan positif.

“Jadi baru tahu itu kemarin, pas dilakukan PCR. Kami, pihak sekolah dihubungi. Langsung ambil tindakan dengan koordinasi sama Satgas, Dinkes, dan Puskesmas” tambahnya.

Mendengar kejadian ini, pihak sekolah langsung menutup aktifitas Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) selama tujuh hari ke depan. Pembelajaran secara online kembali diterapkan sampai kondisi sekolah kondusif.

Dilokasi terpisah, Juru Bicara Satgas Covid 19 Kota Depok, Dadang Wihana, membenarkan bila satu siswa dinyatakan positif Covid-19. Alhasil, 50 orang yang melakukan kontak erat dengan siswa rersebut menjalani tes PCR guna melakukan penelusuran serta memutus rantai penyebaran.

“Iya benar ada satu siswa terpapar. Jadi kita swab PCR 50 orang hari ini,” terang Dadang ketika diwawancara.

Guna melakukan pencegahan penyebaran, kata Dadang, untuk sementara waktu pembelajaran secara langsung diberhentikan sementara sampai satu minggu ke depan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwal) sebagai langkah mitigasi sambil melakukan testing, tracing, dan treatment selama sekolah ditutup.

“Kami menduga terpapar dari klaster keluarga, karena selama ini setiap kasus di sekolah dari klaster keluarga,” ungkap Dadang.

Kembali terjadinya siswa yang terpapar covid 19 di Kota menambah catatan pelajar yang terpapar selama PTMT berlangsung. Tercatat total siswa yang terpapar covid 19 di Kota Depok ada sebanyak 48 orang, dengan rincian 1 siswa SMP Negeri 2 Depok, 1 siswa dari SMP Negeri 10 Depok, selanjutnya ada 46 santri dan guru yang terpapar di Pondok Pesantren Babussalam. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro