pantau vaksin door to door
PANTAU : Ketua LPM Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Boy Ishak Iskandar pantau jalannya vaksinasi door to door di Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere Kota Depok, Senin (1//1). FOTO : FAHMI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Gebyar vaksin yang sudah digembar-gemborkan Kecamatan Cinere beberapa pekan lalu, terus merosot tingkat kehadiran warga yang menjadi target. Berdasarkan data terakhir per 12 Oktober 2021, sisa  4.149 jiwa dari 69.338 warga yang wajib vaksin se-Cinere. Sisa target membuat satgas berputar otak agar capaian bisa terpenuhi.

Laporan : Fahmi Akbar

Segerombolan pria dan perempuan berpakaian ragam : Polri, TNI, safari dan perawat begitu semangat saat memasuki Jalan H Usman Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere Kota Depok, Senin (1/11) sore. Aksi ini bukan lagi mau gerebek pakai narkoba. Melainkan mencari warga yang masuk target tapi belum tervaksin Covid-19. Satu persatu rumah didatangi dan ditanya, apakah sudah vaksin. Jika sudah warga wajib mempelihatkan kartu vaksin. Jika belum, warga di kumpulkan di aula sekretariat RW setempat.

Masker dan handsanitizer selulu dikenakan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Boy Ishak Iskandar. Sembari keliling pria berkacamata ini tak luput menyosialisasikan protokol kesehatan (protkes) 6M. Yaitu memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga jarak aman saat beraktivitas di luar rumah, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Boy Ishak Iskandar mengatakan, semoga dalam waktu dekat wabah Virus Korona segera berakhir. Demi gencarkan capaian sisa di empat kelurahan se-Kecamatan Cinere, Satgas Covid 19 Kelurahan Gandul bersama tim satgas RT, RW dan pengurus LPM terjun langsung mendatangi rumah warga yang menjadi target. “Momentum vaksinasi door to door dioptimalkan sebagai ajang sosialisasi penerapan protokol kesehatan, yang harus tetap ditaati kendati sudah divaksin,” ungkap pria berkemeja putih ini.

Di Kelurahan Gandul, lanjut Boy, ada 250 warga yang menjadi target vaksin door to door. Setiap RW diperkirakan ada 25 warga yang menjadi target. Sejauh ini, ragam kenapa warga belum vaksin. Ada yang karena memiliki kormobid, penyitas Covid-19 dan memiliki riwayat jantung parah.

“Selain melaksanakan vaksin kepada warga yang belum divaksin, kami juga mengingatkan warga tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, sering mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak fisik, dan menghindari kerumunan. Ini penting diterapkan sampai wabah Korona benar-benar lenyap,” tegas pria yang juga jabat Ketua Satgas Covid-19.

Ketua Satgas Covid Kecamatan Cinere, Mangnguluang Mansur mengatakan, pelaksanaan vaksinasi door to door merupakan upaya mempercepat penuntasan program vaksin, untuk masyarakat dan diharapkan pada tahun 2021 semua warga sudah tervaksin.

“Masih ada warga wajib vaksin yang belum melakukan vaksin, untuk itu kami menggelar vaksinasi door to door. Ini sebagai upaya jemput bola untuk percepatan penuntasan program vaksinasi,” ujar Agung sapaan -Mangnguluang Mansur-.

Berdasarkan data ter update di empat kelurahan hampir rata-rata sudah 90 persen warga yang menerima vaksin. Target pemberian vaksin tersisa 4.149 jiwa dari 69.338 warga yang wajib vaksin.

Ketua Satgas Covid 19 Kelurahan Pangkalanjati Kecamatan Cinere, Tarmuji mengatakan, berdasarkan data, warga wajib vaksin yang belum tervaksin jumlah tidak terlalu banyak dan dipastikan sudah lebih dari 93 persen warga yang sudah tervaksin. Di Kelurahan Pangkalanjati wajib vaksin ada 14.559 jiwa, yang sudah terima vaksin 14.000 jiwa dan yang belum tersisa 559 jiwa. Vaksin yang masuk ke Kelurahan Pangkalanjati beragam mulai dari Sinovac, Astrazeneca dan Pfizer.

“Masih ada warga yang belum divaksin tapi jumlahnya tinggal sedikit lagi, ini yang menjadi sasaran giat vaksin door to door di wilayah kami. Besok (Rabu, 3/11) vaksinasi door to door di sini,” tutup Tarmuji.(rd)

Editor : Fahmi Akbar