peliharaan kucing
Ilustrasi

RADARDEPOK.COM – Kucing adalah hewan mandiri yang suka berkeliaran dan menjelajah dengan caranya sendiri, mereka juga sangat menyayangi pemiliknya dan orang-orang yang mereka percayai.

Seberapa bermanfaatkah hidup dengan kucing bagi kesehatan? Memiliki kucing sangat bermanfaat, karena para ahli mengatakan bahwa kucing memiliki kemampuan untuk menenangkan sistem saraf sembari mengisi hidupmu dengan kesenangan dan permainan.

Selain itu, mereka cenderung membantu mengurangi stres, yang berdampak sangat positif pada kesehatan jantung.

Dengan tindakan sederhana berbaring di pangkuanmu di penghujung hari, sambil menonton TV atau membaca buku, kucing menyebabkan otak melepaskan bahan kimia yang membantumu menghabiskan malam dengan santai dan beristirahat dengan nyenyak.

Berikut adalah enam manfaat hidup bersama kucing bagi kesehatan :

1. Mengurangi stres dan kecemasan

Pemilik kucing tahu bahwa sesi berpelukan atau bermain mengubah hari yang buruk menjadi hari yang baik. Selain itu, bukti ilmiah menyebutkan bahwa dengkuran kucing dapat menenangkan sistem saraf dan menurunkan tekanan darah yang akhirnya mampu mengurangi gejala stres.

2. Meningkatkan kesehatan fisik

Menurut Affinity Foundation, pemilik kucing memiliki risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke yang lebih rendah.

Baca Juga : https://www.radardepok.com/2021/11/marahi-suami-karena-sering-mabuk-istri-dituntut-1-tahun-penjara/

Selain itu, pemilik kucing (dan anjing) menunjukkan tanda-tanda kesehatan fisik yang lebih baik karena ikatan emosional yang mereka miliki dengan hewan mereka. Hubungan antara hewan dan pemiliknya ini dapat membantu mengurangi risiko obesitas.

Penelitian tampaknya menunjukkan bahwa memiliki hewan peliharaan cenderung memiliki kesehatan yang lebih baik, tetapi ingat bahwa ini bukan pengganti kunjungan ke dokter dan tidak berlaku dalam semua kasus.

3. Dengkuran kucing dapat membantu menyembuhkan tulang, tendon, dan otot

Dengkuran kucing adalah salah satu suara paling menenangkan di dunia. Meskipun terkadang menandakan bahwa kucing bahagia dan nyaman, itu juga telah lama dikaitkan dengan kemampuan penyembuhan terapeutik pada tulang dan otot manusia.

Ini karena dengkuran kucing menciptakan getaran pada frekuensi 20 hingga 140 Hz. Penelitian telah menunjukkan bahwa frekuensi dalam rentang 18 hingga 35 Hz memiliki efek positif pada mobilitas sendi setelah cedera, tetapi masih ada jalan panjang untuk mengetahui apakah tindakan ini benar-benar dapat mempercepat penyembuhan.

4. Dapat mencegah alergi

Sudah umum mendengar bahwa bulu kucing adalah salah satu alergen yang paling umum. Namun, jika seorang anak terpapar kucing selama tahun-tahun pertama kehidupannya, mereka cenderung mengembangkan sistem kekebalan yang melawan alergi kucing.

Teknik seperti imunoterapi pengkondisian alergen didasarkan pada premis ini. Namun, hal sebaliknya juga bisa terjadi. Alergi berkembang setelah periode paparan, jadi bersentuhan dengan alergen potensial tidak pernah berarti kekebalan 100% sepanjang waktu.

Baca Juga : https://www.radardepok.com/2021/11/disamakan-kasus-ratna-sarumpaet-jpu-kasus-babi-ngepet-dianggap-keliru/

5. Mengurangi perasaan kesepian

Kucing adalah hewan pendamping yang sangat baik dan menawarkan cinta tanpa syarat yang bisa sama atau lebih besar dari teman dan kepercayaan manusia lainnya. Oleh karena itu, mereka ideal untuk orang yang kesepian atau mereka yang hidup dengan risiko pengucilan sosial.

6. Kucing adalah dukungan emosional yang hebat

Kucing membawa manfaat bagi kita dalam bidang psikososial, karena pada saat stres hewan peliharaan memberikan efek positif.

Ini terjadi tidak hanya pada saat stres dan merasa cemas, tetapi juga dalam situasi yang sangat sulit, di mana kucing adalah dukungan emosional yang besar. Bahkan pada orang dengan penyakit psikologis (seperti depresi) terlihat jelas bahwa interaksi dengan kucing dapat mengurangi gejala negatif. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya