KPA HIV di depok
TANGGULANGI HIV/AIDS : Rapar Koordinasi Persiapan Hari Aids Sedunia (HAS) bersama seluruh komponen masyarakat, di Ruang Rapat Gedung Baleka 2, Selasa (23/11). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menanggulangi kasus HIV/AIDS di Kota Depok, yang data pertahun 2020 menyentuh 1.200 orang, membuat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Depok lakukan inovasi penanggulangannya.

Ada lima komponen penting yang terlibat dalam deklarasi dengan nama Pentaheulix, seperti dunia usaha, media, akademis, pemerintahan, sampai pada masyarakat yang di dalamnya ada MUI hingga komunitas dan LSM.

Ketua KPA Kota Depok, Khaerudin mengatakan, deklarasi ini arahan dari KPA Provinsi pada 28 Oktober 2021, bahwa deklarasi Pentaheulix ini bukan sekedar deklarasi tanda tangan semata.

“Tapi ini harus berdampak. Apa yang akan kita semua lakukan setelah deklarasi saat tanggal 1 Desember 2021,” jelasnya kepada Radar Depok, Selasa (23/11).

Pasca peringatan Hari HIV/AIDS sedunia, setiap yang tergabung dalam deklarasi memberitahukan kepada masyarakat apa itu HIV/AIDS, lalu memberikan informasi yang akurat dan benar.

Baca Juga : Dishub Depok-Grab Beri Stimulus 70 Anak Terdampak Covid-19

“Pertama masyarakat harus kenali apa itu HIV/AIDS sehingga tidak ada stigma buruk. Karena sering penyintas tertekan karena stigma yang ada,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua KPA Depok, Sri Utomo menambahkan, Pentaheulix ini nanti akan bersama menanggulani dan mencegah HIV/AIDS di Kota Depok.

“Kita sudah siap untuk bersama deklarasi lakukan penanggulangan secara bersama, agar berjalan efektif,” tutup Sri. (rd/arn)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Pebri Mulya