TUGU RAWAGENI : Arsitek saat melakukan tahap finishing pembangunan Tugu Rawageni.FOTO:GERARD SOEHARLY/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Warga Kampung Rawageni, RW01, Kelurahan Ratujaya secara swadaya membangun tugu yang terletak disimpang Jalan Rawageni Raya.

Ketua RW01, Kelurahan Ratujaya, Jaelani mengatakan, maksudnya membangun tugu itu adalah sebagai ikon.

“Selain itu dapat dijadikan patokan bagi warga yang bertamu ke wilayah sini,” kata Canut, panggilan akrab Jaelani.

Sebagai inisiator, Canut mengungkapkan, pihaknya belum mendapatkan bantuan pembiayaan dari Pemerintah untuk membangun tugu tersebut.

Sementara ini, pihaknya menggalang dana dari donatur maupun pelintas di Jalan Rawageni Raya.

“Kita tidak menutup pintu. Kalau ada pihak yang mau membantu silahkan saja,” sebut Canut kepada Radar Depok, Selasa (16/11).

Kendati demikian, dia mengakui, pihaknya telah mengajukan perbaikan serta pelebaran jalan disekitar lokasi pembangunan Tugu Rawageni.

“Lokasi ini tadinya dijadikan kios-kios oleh oknum. Jadi kotor karena buang sampah sembarangan dan tidak ada pendapatan untuk kita,” beber Canut.

Nantinya, dilokasi tersebut akan dilakukan pelebaran jalan dan pembangunan taman.

Arsitek Tugu Rawageni, Nay mengungkapkan, tugu itu melambangkan identitas Rawageni.

“Jadi, kolamnya ini melambangkan Rawa. Sedangkan, pada pucuknya adalah api atau geni,” bebernya.

Sedangkan, empat tangan yang menopang wadah berisikan kobaran api adalah lambang kebersamaan, kekompakan dan gotong royong.

“Kalau yang dipinggir kolam itu ciri khas budaya Betawi karena, disini mayoritas kan orang betawi,” ungkapnya.

Selain Tugu Rawageni, kata Nay, dia juga aktif dalam menjaga lingkungan sekitar. Hal itu dibuktikan dengan adanya lahan terbuka hijau yang sebelumnya, dijadikan tempat pembuangan sampah liar.(rd/cr1)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Febrina