dinsos
HARU : Proses reunifikasi anak Arfha dengan keluarga berlangsung di Dinas sosial ruang Kepala Bidang Rehabilitasi sosial. Serah terima di laksanakan langsung oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Nita Ita Hernita didampingi oleh Kepala Seksi Rehabilitasi Tuna Sosial, Dede Rasto dan pekerja Sosial bersama DPAPMK, Selasa (16/11). ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tiga anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang beberapa waktu lalu berkeliaran di salah satu mal Kota Depok dan sudah diamankan Satpol PP Kota Depok. Salah satu diantaranya pada Selasa (16/11), telah dijemput pihak keluarga.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Nita Ita Hernita mengatakan usai kedua anak berinisial A, F dan D tersebut diamankan Satpol PP. Kemudian, ketiganya diserahkan ke Dinas Sosial dan ditempatkan Rumah Perlindungan Sosial (RPS).

“Untuk F sudah dijemput ibunya. Tersisa A dan D di RPS, Kami bersama Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) terus melakukan pendampingan,” ujarnya kepada Radar Depok, Selasa (16/11).

Nita menyebut, merespon adanya kedua anak terlantar, sejumlah organisasi daerah Maluku pun berdatangan. Dalam rangka memverifikasi akan kebenaran kejadian tersebut, apabila betul-betul keduanya merupakan anak asal Maluku dan terlantar, maka akan dibantu.

“Penelusuran keluarga anak terus diupayakan oleh Dinsos dan DPAPMK. Alhamdulillah akhirnya keluarga A di temukan,” bebernya.

Dia mengungkapkan, karena pihak keluarga sudah ditemukan, maka A harus segera direunifikasikan. Pihak keluarga wajib memenuhi persyaratan penjemputan anak. Yakni berkas kependudukan seperti KTP, KK, Akte, Bukti dokumentasi keluarga dan anak.

Proses reunifikasi A dengan keluarga berlangsung di Dinas sosial ruang Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Selasa (16/11). Suasana haru biru menyelimuti, suara isak tangis sang ibu sambil memeluk A menyayat hati siapapun.

“Selain itu keluarga harus di asesmen kembali oleh pekerja sosial untuk memastikan kembali status hubungan serta berbagai informasi penting lainnya sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Sekedar informasi, beberapa waktu lalu ramai perbincangan di salah satu akun media sosial. Adanya tiga anak terlantar yang ditemukan pada salah satu Mal di Depok. Ketiganya mengaku sebagai kakak beradik, berasal dari keluarga salah satu marga tidak memiliki orang tua,

“Mereka bukan kakak beradik, dan tidak berasal dari Ambon,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro