DPAPMK
KOMPAK : Ketua TP-PKK Kota Depok, Elly Farida bersama penyandang disabilitas yang menjadi peserta Sekolah Pra Nikah, di Aula Lantai 10, Gedung Dibaleka II. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – 50 peserta penyandang disabilitas terlihat antusias mengikuti Sekolah Pra Nikah (SPN) angkatan ke-18 yang diselenggarakan Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok. Selama dua hari, 11-12 November 2021, puluhan difabel itu dipersiapkan menghadapi kehidupan berkelanjutan dan terencana.

Kepala DPAPMK Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, keikutsertaan penyandang disabilitas merupakan kali pertama pada SPN tahun ini. Karena, mereka punya kesetaraan hak untuk mendapatkan ilmu tentang konsep pernikahan seperti peserta lainnya.

“Kami berikan kesempatan bagi seluruh elemen masyarakat mengikuti SPN, ada kelompok mahasiswa, remaja umum, Calon Aparatur Sipil Negara (ASN), anak ASN, remaja disabilitas siap menikah, dan perwakilan komunitas keagamaan,” ujarnya kepada Radar Depok, Minggu (14/11).

Nessy menyebut, program SPN merupakan salah satu implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 9 Tahun 2017 tentang Peningkatan Ketahanan Keluarga. Setiap remaja yang akan menikah berhak mendapat bimbingan dan informasi mengenai pernikahan dalam mewujudkan keluarga berkualitas.

Program SPN juga sesuai dengan Program Generasi Berencana (GenRe). Tujuannya menghindari seks pranikah, pernikahan dini, memahami dan menerapkan 8 fungsi keluarga.

“Membekali remaja dengan kecakapan hidup, membantu penyiapan kehidupan berkelanjutan dan terencana bagi remaja dalam menempuh jenjang pendidikan, berkarir dan menikah sesuai kesehatan reproduksinya,” bebernya.

Nessi mengungkapkan, persiapan yang matang baik fisik maupun mental dibutuhkan ketika mengarungi bahtera rumah tangga. Bukan hanya modal cinta saja. Termasuk ilmu pernikahan dan pola asuh atau parenting.

“Para peserta SPN akan mendapat banyak ilmu dari narasumber yang kompeten di bidangnya. Diharapkan semua materi dapat menjadi bekal hidup berkeluarga nanti,” tutupnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro