anak guru
KENANG GURU : Paguyuban Anak Guru Maluku Angkatan (Pagma) 1977 bersama Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR) Depok membagikan masker dalam peringatan Hari Guru, di Jalan Raya Margonda, Kamis (25/11). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Hari Guru menjadi momen terbaik guna mengenang jasa dan pengabdiannya dalamencerdaskan anak bangsa agar menjadi generasi yang berkualitas di masa mendatang.

Hal ini yang melandaskan Paguyuban Anak Guru Maluku Angkatan (Pagma) 1977 melakukan kegiatan sosial dengan membagikan masker kepada masyarakat maupun pengendara di lampu merah Jalan Juanda dan Jalan Raya Margonda, Kamis (25/11).

Ketua Pagma 1977, Sony Morialkos menerangkan, ini kegiatan sebagai bentuk pengabdian kepada guru, yang mana saat ini sedang dalam situasi pandemi, sehingga harus turut serta menggalakan prilaku hidup sehat.

“Cara kami mengenang jasa para orang tua kami yang telah menjadi guru, dan guru seluruhnya dengan berbagi kepada sesama. Saat pandemi paling tepat menjadikan masker kebutuhan penting,” katanya kepada Radar Depok.

Selain itu, kegiatan ini membagikan lebih dari 300 masker yang menyasar pada pengendara, masyarakat, sampai kepada pengamen maupun anak jalanan yang beraktifitas di lokasi sekitar.

Perlu diketahui, para orang tua Pagma 1977 datang dari tanah Maluku ke Jawa Barat tahun 1977 guna membantu pemerintah mengentaskan buta huruf yang saat itu masih menjadi permasalahan utama.

“Orang tua kami yang guru di Maluku, dipanggil oemerintah untuk membantu mengurangi angka buta huruf saat itu. Jadi saat wajib kita kenang apa yang telah dilakukan guru pada saat itu, hingga kita bisa menulis dan membaca saat ini,” beber Sony.

Dikatakannya, kegiatan tersebut mendapat dukungan oenuh dari Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR) sehingga tetap mampu berkontribusi dalam perayaan Hari Guru.

“Kami berkolaborasi dengan KBMTR yang turut membangkitkan kepercayaan diri setiap anak guru. Bisa berkontribusi kepada sesama meski masih dalam skala kecil, tapi kami bertindak nyata,” ungkapnya.

Sementara, Ketua KBMTR Depok, Rolis Yohanes Rahakbauw menegaskan, mendukung penuh seluruh kegiatan positif anak Maluku yang di Depok. Hal ini demi memberikan citra positif bila jiwa kemanusiaan yang dimiliki sangat tinggi.

“Hanya itu tujuan kami, bisa merubah citra yang kurang baik. Kami memiliki kualitas, kemampuan, dan peduli kepada sesama,” tutupnya. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro