kadin
MENANG : Calon Ketua Kadin Kota Depok Dian Nufaida (kanan) bersam Pengusaha Depok Haji Acep (tengah), dan Ketua Tim Pemenang Rudi Murodi (kiri) saat menerangkan program kerja Kadi Depok ketika terpilih, di Sapu Lidi, Jalan Peamuka, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas. ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Membangkitkan semangat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok menjadi lebih produktif dan bermanfaat menjadi impian salah satu Calon Ketua Kadin Kota Depok, Dian Nurfaida. Mempunyai program membangkitkan UMKM serta membangkitkan jiwa wirausaha pada dunia Pendidikan menjadi kunci utama agar Kadin Depok menjadi manfaat.

Dian menerangkan, membangun suatu kota harus meningkatkan ekonomi, begotu juga kemajuan Kota ditandai dengan kemajuan ekonomi. Kadin sebagai wadah paea pengusaha mulai dari kelas kecil menengah sampai besar. Sehingga ekonomi perkotaan terdapat di tangan Kadin.

“Murni saya maju menjadi Ketua agar Kadin menjadi manfaat, terutama bagi UMKM serta pelajar, ini demi memberikan ilmu wirausaha di dunia sekolah,” jelasnya, Kamis (4/11).

Dirinya memiliki impian agar Kadin Depok bisa menjadi rumah besar untuk usaha mikro, kecil, menengah, sampau besar. Namun harus memiliki mental berjuang, sehingga tidak terlena dengan posisi sebagai pemimpin, karena setiap pemimpin harus memiliki mental berjuang.

“Saya tumbuh dari perjuangan yang panjang. Bukan hadir sebagai orang kaya atau pengusaha sukses ya. Jadi saya paham betul untuk memberikan peluang besar bagi UMKM secara nyata, mulai dari pemasaran, pengemasan, sampai lainnya,” ungkapnya.

Sementara, salah satu pengusaha Kota Depok, Haji Acep menambahkan, Kadin sudah seharusnya membela produk lokal depok, sebab ini menjadi kunci kesuksesan perekonomian Kota. Bila produk lokalnya terbangun, tentu akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Depok.

“Ini yang belum tersentuh oleh Kadin. Saya minta untuk Dian memperhatikan itu. Dan kebetulan ini menjadi program utamanya,” tambah Haji Acep.

Ia menilai, ada potensi besar pada perempuan ini, sebab tidak memiliki kepentingan daei suatu kelompok. Keberadaannya yang independen menjadi modal yang sangat baik.

“Potensi beliau sangat besar jadi wajib di dukung, keahdirannya memberi angin segar pada UMKM. salah besar bila pemimpin tidak memikirkan UMKM. UMKM adalah ekonomi depok,” tegasnya

Acep menyampaikan, Kadin dan UMKM saling menguntungkan sehingga bisa menjadi produktif satu sama lain. Kadin dapat bersinergi dengan dunia pendidikan, kemitraan konstitusional, serta kemitraan dengan pihak lainnya. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro